Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ngotot Pergi Mancing Walau Tak Dipinjami Perahu, Jumarsah Malah Ditemukan Jadi Mayat

Rabu, 6 November 2019, 18:55 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Jumarsah (25 tahun), warga Lingkungan Sayang Lauq, Kelurahan Sayang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, ditemukan sudah menjadi mayat di Pelabuhan Bounti Pantai Gili Meno, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Rabu (6/11) pukul 06.00 WITA. 

[pilihan-redaksi]
Tubuh Jumarsah ditemukan dalam kondisi  tersangkut di tali jangkar boat milik seorang nelayan. Diketahui malam hari sebelum kejadian, Jumarsah yang niat pergi memancing ikan, meminjam perahu dari seorang nelayan namun tidak diijinkan, mengingat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di perairan Desa Gili Indah.

Pada Selasa (5/11) pukul 16.00 wita, korban sempat meminjam sampan (perahu) milik Sukur (55 tahun), nelayan asal Dusun Gili Meno Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang. Adalah nelayan bernama Sahabudin (43 tahun) pagi harinya  hendak pergi memancing  dan mengangkat jangkar kapalnya. 

Namun nelayan asal Dusun Gili Meno Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang ini melihat korban tersangkut di tali jangkar kapal miliknya. Saat itu Sahabudin sempat menanyakan korban, namun tidak ada jawaban. 


"Saksi Sahabudin baru sadar, kalau korban sudah meninggal dunia," terang I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram, saat dikonfirmasi Rabu (6/11/2019). 

Lanjut kata Nyoman Sidakarya, saksi Sahabudin memanggil warga lainnya untuk membawa korban ke pinggir. Diduga pada malam harinya korban nekat pergi memancing menggunakan perahu milik Sukur. Namun korban tenggelam akibat dihantam gelombang tinggi. Sekitar 400 meter dari lokasi korban tersangkut, ditemukan juga perahu milik Sukur dalam keadaan terbalik.


"Terdapat luka lecet di wajah dan badan korban. Mungkin tergores batu karang," ungkap Nyoman Sidakarya. 


Hasil visum, mata dan telinga Jumarsah mengeluarkan darah, serta busa di mulut korban.
Jenazah Jumarsah dibawa oleh anggota Pos Siaga SAR Bangsal, Polsubsektor, Ditpolair NTB, dan TNI AL ke Puskesmas Nipah, menggunakan Rubber Boat milik Basarnas.
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami