Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
NTB Diguncang 2 Kali Gempa: Lotim, Dompu, dan Bima
BERITABALI.COM, NTB.
Wilayah Lombok Timur diguncang gempa bumi tektonik pada Jumat, 17 September 2021 pukul 16.54.32 WITA. Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan M=3,8.
Episenter terletak pada koordinat 8,29 LS dan 116,54 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 40 km timur laut Lombok Timur (Lotim)-NTB, pada kedalaman 8 km. Selain Lotim, gempa tektonik berkekuatan M= 3,0 juga dirasakan di Dompu dan Bima, Jumat (17/9) pukul 18.59.25 WITA.
Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septiadhi, S, Si menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi di Lotim merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar naik busur belakang Flores (Flores Back Arc Thrust).
Dampak gempa bumi kata Ardhianto, berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Lombok Utara III MMI getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Hingga pukul 17.07 WITA hasil monitoring BMKG, belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan di wilayah tersebut.
Menyusul gempa di Lotim, Jumat (17/9) pukul 18.59.25 WITA gempa tektonik M=3,0 juga dirasakan di wilayah Dompu dan Bima. Dengan episenter terletak pada koordinat 8,87 LS dan 118,53 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 38 km Tenggara Dompu-NTB, pada kedalaman 33 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di dasar laut," ungkap Ardhianto.
Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Dompu dan Bima III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).
"Hingga pukul 19.16 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan," tegasnya.
Kepada masyarakat Ardhianto mengimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 323 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 205 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 118 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan