Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Nyalakan TV Usai Diservis, Rumah Terbakar

Selasa, 10 Mei 2022, 21:10 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Nyalakan TV Usai Diservis, Rumah Terbakar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Api membakar rumah panggung dengan 16 tiang milik seorang kakek bernama Latif Onyo (70 tahun), di RT 03/01 Dusun Rempe Beru, Desa Rempe, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat hangus terbakar, Senin (9/5) pukul 20.10 Wita.

Kebakaran bermula saat pemilik rumah menyalakan televisi yang baru diservis, pukul 20.00 WITA. Selang 5 menit televisi tersebut tiba-tiba mati dan muncul garis merah di layar TV.

Setelah itu pemilik rumah langsung mencabut kabel power TV. Kemudian kakek Latif Onyo meninggalkan rumahnya untuk bertamu ke rumah Sihab. Lokasinya sekitar 20 meter dari rumah korban.

"Selanjutnya sekitar 20.10 Wita korban kembali ke rumah dan melihat ada kobaran api yang berasal dari TV tersebut. Kemudian dia langsung lari meninggalkan rumah dan berteriak minta tolong warga," kata Kasi Humas Polres Sumbawa Barat Ipda Eddy Soebandi, dalam rilisnya, Selasa (10/5).

"Kemudian api semakin besar dan menjalar. Kebakaran menimbulkan ledakan yang diduga berasal dari tabung gas elpiji 3 kg di rumah itu. Warga sekitar mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya (secara manual)," kata Eddy.

Eddy mengatakan, sekitar pukul 20.23 WITA, anggota piket Polsek Seteluk beserta anggota Koramil Seteluk tiba di lokasi kebakaran. Mereka datang beserta tiga unit mobil pemadam kebakaran.

Tim berusaha memadamkan sekaligus membersihkan sisa-sisa kebakaran. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.38 WITA oleh petugas Damkar.

Dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Namun banyak barang terbakar yang tidak sempat diselamatkan berupa gabah 30 karung, 1 unit kulkas.

Dua unit televisi, 3 buah sertifikat sawah, sebuah tabung gas dan kompor gas. Peralatan rumah tangga, pakaian dan 3 buah kasur kapuk. Serta ijazah SD sampai dengan D3 milik anak korban.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Seteluk. Dugaan sementara kebakaran disebabkan karena konsleting listrik dari televisi yang baru selesai diservis.Total kerugian diperkirakan sekitar Rp 100 juta. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami