Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Objek Wisata Dibuka, Penjual Suvenir Belum Bergairah
BERITABALI.COM, TABANAN.
Telah dibukanya sejumlah objek wisata sebagai uji coba setelah lama tutup akibat Pandemi Covid-19 ternyata belum memberikan semangat bagi para penjual suvenir atau oleh-oleh.
Mereka masih enggan membuka toko karena kunjungan wisatawan masih belum maksimal. Seperti yang tampak di obyek wisata Tanah Lot pada Jumat, (17/9) terlihat sebagian besar toko penjual suvenir masih tutup. Padahal objek wisata ini telah buka sejak Rabu, (8/9).
Humas objek wisata Tanah Lot, Kadek Niti menyebutkan, kunjungan bagi wisatawan dibatasi seribu orang. Selain itu tingkat kunjungan per harinya rata-rata sekitar 300 orang.
"Kalau akhir pekannya enam ratusan orang. Itu pada 12 September kemarin," ujarnya.
Ini juga yang menjadi pertimbangan para pedagang di sekitar Tanah Lot memilih untuk belum buka.
"Kalaupun buka, mereka memilih akhir pekan biar tidak nanggung," imbuhnya.
Di lain pihak, salah seorang fotografer langsung jadi, Nyoman Sugianto, menuturkan hal yang sama. Dia sendiri belum ada sepekan bekerja lagi.
"Masih sepi. Belum begitu ramai. Saya baru lima hari kerja lagi," kata Sugianto.
Dia sendiri berharap, mulai beroperasinya sektor pariwisata ini bisa berlanjut terus. Tidak lagi disertai dengan penutupan seperti belum lama ini. Apalagi momen akhir tahun sudah dalam hitungan bulan.
"Saya sudah lama mengaso. Hampir dua tahunan. Galungan pada Oktober ini sudah genap dua tahun. Dan selama mengaso saya bertani di sawah. Tanam padi. Lagi 20 hari baru bisa panen," sebut Sugianto yang asli Beraban.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 574 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 445 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 435 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan