Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 1 Oktober 2026
Oknum Bidan Masukkan Mentimun ke Vagina, Ini Penjelasan Seksolog Bali
Rabu, 12 Juni 2019,
08:21 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kasus foto oknum bidan di Jembrana yang memasukkan buah mentimun ke alat kelaminnya menghebohkan warga Bali terutama di jagat media sosial. Warga terkejut dengan perilaku oknum bidan itu yang dinilai agak menyimpang dengan melakukan aktivitas memasukkan mentimun ke vaginanya. Lalu apa kata ahli seksologi?
Pemerhati anak muda dan fellow seksologi Bali, yang juga Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia Cabang Denpasar, dr Oka Negara, FIAS, mengatakan, apa yang sedang beredar dan viral tentang seorang perempuan yang fotonya tampak sedang memasukkan buah mentimun ke dalam vagina adalah sebuah aktivitas yang disebut dengan masturbasi.
"Masturbasi sesungguhnya adalah aktivitas seksual yang wajar dan normal-normal saja karena memang didorong oleh dorongan seksual. Aktivitas merangsang kelamin secara sendiri ini hampir pernah dilakukan oleh semua orang baik perempuan atau laki-laki, walau dalam faktanya lebih sering laki-laki yg melakukan. Tetapi di era keterbukaan informasi spt sekarang, perempuan juga melakukannya,"jelas Oka Negara, kepada Beritabali.com, Rabu (12/6/2019).
Menurut Oka, yang kemudian perlu dicermati adalah apakah masturbasi bisa berbahaya? Masturbasi menurutnya tidak berbahaya jika dilakukan dalam keadaan bersih atau higienis. Termasuk jika menggunakan alat atau bahan tambahan.
"Kalau menggunakan benda tambahan yang tidak bersih tentu saja bisa mengakibatkan infeksi, terlebih jika dilakukan dengan memasukkan benda ke dalam vagina dengan gerakan relatif kasar yg akan mengakibatkan perlukaan,"ujarnya.
Pada perempuan yang sering digunakan sebagai alat bantu masturbasi misalnya dildo, vibrator, atau beberapa jenis buah buahan yang bentuknya menyerupai penis seperti mentimun, pisang, terong, dll. Juga bisa benda sekitar pulpen, sikat gigi, dll.
"Selama bersih sebenarnya tidak apa-apa. Tetapi jika itu kotor, sekali lagi, bisa mengakibatkan perlukaan dan infeksi. Dalam kasus yang diduga seorang bidan ini, aktivitas masturbasinya sebenarnya adalah hal jamak saat ini dilakukan. Hanya saja apakah penggunaan buah mentimun itu dijamin kebersihannya? Jika tidak, bisa mengundang infeksi,"jelasnya.
Dalam kasus ini, kata Oka, sebenarnya yang lebih disesalkan adalah dalam konteks sosialnya yang lebih perlu disikapi. Karena aktivitas ini didokumentasikan dan akhirnya tersebar, ini yang berdampak kompleks.
Pihak perempuan yang akhirnya banyak dirugikan karena menerima dampak psikososial dengan rentetan akibatnya seperti malu, dibully, pihak keluarga bisa jadi ikut terdampak dan bisa jadi akan muncul akibat lanjut dari stres yg dialami.
"Dalam kasus ini tentu pihak yang mengunggahnya mesti mendapatkan sanksi hukum. Terakhir, kasus seperti ini sebaiknya dijadikan pelajaran buat semua, salah satunya untuk bijak menggunakan gadget dan media sosial. Agar tidak terjadi yang serupa. Terutama buat kalangan remaja. Perlu juga diberikan edukasi tentang bagaimana menggunakan gadget dan bermedia sosial dengan bijak," pungkasnya.[bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/gus
Berita Terpopuler
01
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 252 Kali
02
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 204 Kali
03
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 191 Kali
04
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 177 Kali
05
Karyawan Toko di Sukawati Curi Rp73 Juta, Kabur ke Banyuwangi
Dibaca: 164 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026