Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Pabrik Penyedot Karbon Dioksida Terbesar Mulai Beroperasi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pabrik terbesar di dunia yang akan menyedot karbon dioksida dari udara dan menyimpannya di bawah tanah mulai beroperasi di Islandia. Menyadur Sky News Sabtu (10/9/2021), Pabrik Orca Islandia mulai beroperasi dan akan menyedot karbon dioksida dari udara.
Pabrik tersebut terdiri dari delapan wadah besar yang dilengkapi filter dan kipas raksasa untuk mengekstrak karbon dioksida. Mesin-mesin raksasa tersebut diperkirakan mampu menyedot CO2 hingga 4.000 ton per tahun, setara dengan emisi tahunan dari sekitar 790 mobil.
CO2 tersebut kemudian dicampur dengan air dan dipompa ke bawah tanah, di mana perlahan akan berubah menjadi batu. Pabrik tersebut didukung oleh pembangkit listrik panas bumi yang lokasinya tidak jauh dari mesin penyedot itu.
Penyedotan udara langsung merupakan teknologi baru dan masih tergolong mahal, namun diharapkan harganya akan turun karena semakin meluas.
Pabrik di Islandia ini adalah kemitraan antara perusahaan rintisan Swiss Climeworks AG dan perusahaan Islandia Carbfix. Climeworks juga menawarkan layanan berbayar yang akan menghilangkan karbon dioksida di rumah-rumah pelanggan.
Saat ini ada 15 pabrik serupa di seluruh dunia, menangkap lebih dari 9.000 ton karbon dioksida per tahun menurut Badan Energi Internasional (IEA). Occidental, sebuah perusahaan minyak AS, sedang mengembangkan fasilitas serupa dan diklaim akan menjadi yang terbesar.
Occidental akan merancang mesin yang digunakan untuk menyedot satu juta ton per tahun dari udara di dekat ladang minyak Texas.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 452 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan