Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 3 November 2026
Papua Nugini Belajar Air Minum dan Sanitasi di Tabanan
Rabu, 21 September 2016,
07:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Kesuksesan Pemkab Tabanan dalam menjalankan Program Penyediaan air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat ( Pamsimas ) seperti di Banjar Dinas Kebon Bantiran, Desa Wanagiri Kecamatan Selemadeg mendapat perhatian dari Independent State of Papua New Guinea.
Rombongan berkunjung dan mempelajari langsung program tersebut, Selasa ( 20/9) dan diterima oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tabanan IGN. Anom Anthara didampingi Camat Selemadeg IGN. Suarya serta Dinas terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.
Anom Anthara Dalam sambutannya mengucapkan apresiasi serta bangga karena program. Pamsimas di Kabupaten Tabanan ternyata mendapat perhatian serius dari pemerintah Papua Nugini. Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama warga Kebon Bantiran maupun desa lainnya di Tabanan yang telah menjalankan program ini dengan maksimal.
“Suatu kebanggaan bagi kami di Pemkab Tabanan karena salah satu program kami mendapat sorotan dan dijadikan percontohan oleh Negara lain. Mudah-mudahan program ini mampu memberikan manfaat serta kontribusi bagi warga,”ungkapnya.
Dijelaskan, di Kabupaten Tabanan Progra Pamsimas berjalan dengan baik dan melibatkan masyarakat, dan di Tahun 2014 dan 2015 melakukan sanitasi di 20 desa dengan dana APBN dan APBD.” Tahun 2014 dan 2015 kita telah melakukan sanitasi di 20 desa, dari Dana APBN 16 Desa dan 4 desa dari dana APBD. Dan Untuk tahun 2017 kita mengajukaan lagi program sanitasi untuk 13 desa,” jelasnya.
Sementara, Kasi Kesehatan Lingkungan Dinas KEsehatan Kabupaten Tabanan I Nengah Suarma Putra menambahkan Sanitasi Total Berbasis masyarakat ( STBM ) atau Community Led Total Sanitation ( CLTS ) terdiri dari lima pilar pertama yakni, Stop Buang Air Besar Sembarangan, kedua cuci Tangan Pake Sabun, tiga Penggunaan Air Minum Rumahh Tangga, keempat Pengelolaan Sampah dan kelima Pengelolaan Limbah. Saat tiba di desa Kebon, rombongan langsung disuguhi simulasi pemicu. “Pemicuan ini bertujuan untuk merubah perilaku masyarakat dalam rangka mencapai Open Devication Free ( ODF ). Yang dipicu adalah masyarakat yang belum memiliki Jamban, tidak menggunaka jamban dan buang air besar sembarangan,” jelas Suarma Putra.
Timothy Akale Tuna perwakilan rombongan Papua Nugini mengatakan sangat bahagia dan senang bisa belajar program Pamsimas di Kabupaten Tabanan, karena permasalahan yang dihadapi warganya di papua Nugini hampir sama dengan di Kabupaten Tabanan. Melihat kesuksesan program ini, pihaknya tergerak untuk mendalami lagi program ini lebih lanjut.
“ Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tabanan dan warga Kebon Bantiran atas sambutannya. Mudah-mudahan jalinan silaturakmi ke depan bisa terus berlanjut,” tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, rombongan juga mengunjungi bak penampungan warga dan sanitasi rumah tangga dan melakukan kunjungan ke desa Munduk Temu Kecamatan Pupuan.[bbn/hms/psk]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
04
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 441 Kali
05
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026