Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Parlemen Israel Loloskan RUU Kurangi Suara Adzan
Jumat, 10 Maret 2017,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Yerusalem. Parlemen Israel meloloskan RUU baru yang meminta masjid-masjid mengecilkan suara Adzan pada saat sholat lima waktu.
Christian Science Monitor mengabarkan Kamis (9/3/2017) RUU baru itu diloloskan oleh Knesset, Parlemen Israel dan akan disahkan setelah proses dengar pendapat di. Versi kedua, mewajibkan seluruh tempat sembahyang dilarang menggunakan pengeras suara mulai pukul 23.00 hingga 07.00 pagi. Dan versi ketiga, menurut BBC, melarang sama sekali penggunaan pengeras suara karena sangat keras dan mengganggu.
[pilihan-redaksi]
Para anggota parlemen warga Arab-Israel menyobek usulan RUU baru itu pada saat debat. Bahkan Ayman Odeh, salah seorang pemimpin partai, dilarang mengikuti debat. RUU yang diloloskan parlemen itu merupakan usulan PM Benyamin Netanyahu November tahun lalu. Waktu itu, Netanyahu mengeluarkan peraturan yang intinya meredam suara berisik yang mengganggu lingkungan.
"Tidak ada maksud untuk menyakiti hati pemeluk keyakinan lain," kata Motti Yogev, ketua Partai Rumah Yahudi yang ikut mensponsori usulan tersebut.
"Yang penting, agar warga dapat beristirahat dengan tenang, baik warga Arab maupun Yahudi," sambung Motti Yogev.
Namun RUU itu dikecam warga Muslim. Ekrima Sabri, bekas Mufti di Yerusalem menyebut peraturan itu sebagai salah satu "Hukum yang paling rasialis dan diskriminatif," katanya.
Ekrima Sabri melanjutkan, warga Palestina di Yerusalem serta kaum Muslim di seluruh dunia akan menentang RUU itu dan minta agar penggunakan pengeras suara tetap diizinkan.
"Adzan mengajak agar umat Muslim sholat adalah ritual Islam yang menjadi bagian dari agama itu selama lebih dari 1.400 tahun," kata Ekrima Sabri waktu itu.
Sekitar 1,6 juta warga Arab-Israel tinggal di Israel dan merupakan bagian dari 4,5 juta warga Palestina yang bukan warga Israel. Warga Arab merupakan seperlima dari penduduk Israel yang jumlahnya 8 juta jiwa. 80% di antaranya beragama Islam. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5952 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2294 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2229 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026