Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Pasangan Ini Histeris Temukan Potongan Kaki di Peti Mati Anaknya
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sepasang suami istri di Meksiko menjerit histeris karena menemukan potongan kaki orang dewasa di peti mati anaknya, sesaat sebelum pemakaman.
Menyadur Daily Star Selasa (14/9/2021), bayi laki-laki pasangan ini meninggal diusia 11 hari di rumah sakit Meksiko. Ia lahir pada usia 34 minggu dalam kondisi sakit dan akhirnya meninggal.
Sehari setelah kematiannya, sang ayah mengambil peti mati kecil dari Klinik Pedesaan Institut Jaminan Sosial Meksiko (IMSS) di Huajuapan de León. Namun ketika orangtua ini tiba di kota asal mereka, Tacache de Mina di Oaxaca di barat daya Meksiko, mereka menyadari ada sesuatu yang salah.
"Keluarga itu memperhatikan ada darah menetes dari peti mati dan memeriksa bagian dalamnya. Dan saat itulah mereka menemukan bahwa itu adalah potongan kaki manusia," lapor surat kabar Meksiko El Universal.
Pasangan ini mengembalikan anggota tubuh yang berdarah itu ke klinik namun pihak klinik menyalahkan mereka dan berkata itu menjadi tanggung jawab sang ayah karena membawa peti mati tanpa memeriksa isinya.
“Pria itu memiliki semua dokumentasi tentang bayi yang baru lahir. Dia baru saja mendapatkan peti mati yang salah,”kata juru bicara klinik.
“Alih-alih memverifikasi mana yang benar-benar sesuai dengan bayinya, dia mengambil yang lain yang tidak benar. Dia yang membuat kesalahan, bukan personel IMSS”.
Kantor Kejaksaan Agung Oaxaca meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut tapi staf klinik yang menyerahkan peti mati tidak menghadapi tuntutan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 452 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan