Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Pasar Blahbatuh Akan Dibangun Taman Keluarga, Sejumlah Warga Menduga Ada Konspirasi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Bupati Gianyar Made Mahayastra merencanakan untuk bangunan Pasar Blahbatuh yang rusak ke depan akan dijadikan Taman keluarga. Nantinya, kata dia, akan ada Patung Kebo Iwa dan Gajah Mada saling bergandengan tangan. Sebagai simbol kejujuran, kepolosan, kekuatan, dengan Gajah Mada yang cerdas. Namun rencana Bupati Gianyar ini dianggap konspirasi oleh sejumlah masyarakat. Terkait hal itu, Mahayastra tegas menampik.
"Ndak ada. Mana ada gitu. Orang tahu, kami di Gianyar lurus saja, tulus. Tidak ada settingan itu. Tidak ada memang. Dari dulu masyarakat sudah setuju direlokasi, Puri Blahbatuh setuju, cuman anggaran yang tidak ada karena pandemi," tegasnya saat rapat dengan OPD terkait setelah sehari terjadi kebakaran hebat di Pasar Blahbatuh, Rabu (16/6).
Mengenai penyebab kebakaran, Mahayastra menduga bersumber dari konsleting kabel listrik. "Penyebab kebakaran itu kewenangan polisi untuk mencari dan menjawab. Kita harus siap di evaluasi kedepan. Tapi melihat dari beberapa kali kejadian di Pasar tradisional, kemungkinan karena kabel kecil tidak standar yang dipakai pedagang," ujarnya.
Pasca kebakaran, bangunan Pasar yang merupakan aset Pemkab Gianyar ini akan diratakan. Kemudian akan dijadikan taman. "Sementara biarkan dulu sampai polisi selesai melakukan penyelidikan. Nanti biar tidak kumuh, minimal tidak kurangi estetika, kita akan ratakan. Biar tidak terganggu puing-puing," imbuhnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 452 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan