Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Pastikan Arus Mudik Lancar, Bupati Tamba Cek Pelabuhan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri yang terhitung beberapa pekan lagi, Bupati Tamba didampingi Wabup Patriana Krisna beserta Jajaran Forkopimda Kabupaten Jembrana melaksanakan pemantauan arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk.
Sebelum menuju pos pantau di Pos II Pelabuhan Gilimanuk, rombongan Forkopimda Jembrana melihat langsung kantong parkir yang ada di area cargo di Kelurahan Gilimanuk tepatnya di sebelah utara Pertamina, Sabtu (23/4/2022).
Area cargo tersebut merupakan satu-satunya kantong parkir yang ada di kelurahan Gilimanuk yang luasnya sekitar 38 hektare untuk menampung arus mudik yang dari arah Denpasar guna mencegah terjadinya penumpukan di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk. Diareal tersebut, juga sudah disiapkan 4 Pos vaksinasi dan termasuk Pos Rapid Test Antigen dan PCR.
Dalam kesempatannya, Bupati Tamba mengatakan pihaknya bersama Wabup Patriana Krisna beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Jembrana berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada pemudik, agar aktifitas arus mudik dan balik lebaran tahun 2022 dapat berjalan dengan lancar, aman dan kondusif khususnya disepanjang wilayah kabupaten Jembrana.
“Saya hari ini ngecek langsung bersama pak wakil dan jajaran forkopimda,jadi kita pastikan hari ini setelah ada instruksi pak menteri untuk kenyamanan pemudik kita. Dan sudah cek dilapangan bagaimana mengatur lalu lintas bagi kendaraan sepeda motor,mobil, truk,bus, itu sudah kita floting masing masing. Pak kapolres sudah memfloting itu beserta jajaranya sudah sangat sempurna dan sangat baik,” kata Bupati Tamba.
Bupati Tamba juga menghimbau kepada umat muslim yang akan melakukan perjalanan mudik agar menentukan hari dan waktu yang tepat untuk mudik.
”Saudara-saudaraku umat muslim yang akan melaksanakan mudik pilih-pillihlah harinya, terutamanya yang menggunakan sepeda motor agar memilih waktu dan melihat kondisi cuaca yang bersahabat. Sehingga ketika mudik terasa nyaman hingga sampai di kampung halaman dengan selamat,” harapnya.
Selain itu, untuk pos vaksin juga sudah disiapkan di empat titik yakni di Pelabuhan Gilimanuk dan di Pos pelayanan terminal cargo. Masing-masing titik tersedia 2 pos vaksin guna mengantisipasi melonjaknya vaksinasi saat mudik berlangsung.
“Kita siapkan maksimal di terminal cargo ada 2, di pos gilimanuk juga ada 2 jadi totalnya 4 itu sudah sangat cukup. Karena masyarakat sekarang sudah semuanya mengerti, kalau mau nyebrang dia harus vaksin segala macam rapid tes mereka sudah paham. Jadi 4 titik itu sudah cukup kita juga sudah siapin ruang pemantauan melalui IT berupa CCTV. Jadi segala hal-hal terburuk yang akan terjadi saat mudik mendatang sudah kita pikirkan, ya mudah mudahan tidak terjadi, semua berjlan dengan baik sesui dengan sekenario yang kita lakukan pada hari ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gede Juliana menghimbau agar para pemudik sebisa mungkin tidak menggunakan sepeda motor saat melaksanakan mudik, akan tetapi dengan menggunakan transportasi umum sehingga bisa mengurangi mobilitas yang ada di jalur Denpasar-Gilimanuk.
“Namun apabila tetap menggunakan sepeda motor barang bawaan yang harus diperhatikan jangan sampai mengganggu keselamatan di jalan dan tentu waktunya seperti yang disampaikan tadi waktunya dipilih jangan pada saat arus puncak yang diperkirakan tanggal 28,29 dan 30. Jadi jauh-jauh hari sudah bisa merencanakan perjalanan untuk mudik,” pungkasnya.
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 317 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 201 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 114 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan