Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Pasutri di Negara Tak Kenal Siang Malam Buka Usaha Camilan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Suryani (61) tahun dan suaminya Edi Warsito (62), warga Lingkungan Tinyeb Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara 35 tahun mengembangkan usaha aneka camilan dan makanan.
Mereka tak kenal lelah demi menghidupi keluarga, usaha ini dilakoni bersama sang suami. Suryani menuturkan, jenis camilan dari kacang, kripik pisang, kripik melinjo dan bahkan segala jenis camilan yang banyak diminati para konsumen.
Bersama suami, mereka tak kenal siang dan malam terus berkerja dan mengupayakan strategi pemasaran jitu dalam pengembangan usaha ini.
"Berbekal sertifikat produksi pangan, Industri rumah tangga ini menjadi acuan dalam menjalankan usaha miliknya. Dengan usaha ini 3 anak justru kamia bisa menyekolahkan anak hingga lulus sarjana," ungkapnya.
Ia juga mengakui pernah mengalami penipuan hingga merugi Rp38 juta oleh konsumen. Namun, lanjutnya, justru ini membuat lebih bangkit dan lebih teliti dalam menjalankan usaha aneka camilan.
Pengerjaan dikerjakan sore hingga malam hari itu bisa dikerjakan untuk satu toko. Bahkan aneka camilan sudah merambah masuk dari toko ke toko di wilayah Negara.
"Menjual dari bungkusan dari harga Rp5ibu hingga Rp10 ribu ditekuni bahkan ini juga bisa mengobati biaya ibu mertua yang sakit tua di usia 90 tahun. Usaha aneka camilan ini dulu pernah gemilang adanya bantuan program pemerintah, tapi kini tak pernah lagi. Hanya berbekal tekad dan tanam kepercayaan dari para pelanggan dan konsumen, pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3447 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1315 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 922 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 845 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 685 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun