Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Patung Pratima Ditemukan Tergeletak, Bagian Berharga Isi Emas Raib
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dua buah patung kayu diduga pratima ditemukan tergeletak di tempat pengontrolan air bendungan Tukad Pakerisan di wilayah Banjar Petemon, Desa Pejeng Kelod, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Sabtu (23/1).
Selain patung, juga ditemukan tangkai sekar emas dan tutup sangku (tempat tirta/air suci). Mirisnya, bagian patung yang biasanya berisi emas permata tampak berlubang. Begitu pula sejumlah tangkai sekar emas, hanya berupa tangkai.
Sedangkan sekar emasnya raib. Kuat dugaan, temuan ini memang sengaja dibuang oleh maling setelah barang berharga berhasil dibawa kabur. Belum diketahui, pratima pura mana yang dibuang tersebut.
Sementara ada sejumlah kasus pencurian pratima di bumi seni Gianyar yang hingga kini belum berhasil terungkap.
Informasi dihimpun, temuan patung diduga pratima ini bermula saat petugas pengecekan air bendungan I Kadek Muliawan datang ke bendungan pada Jumat (22/1) sekitar pukul 07.00 WITA.
Saat itu saksi dibuat penasaran dengan sebuah bungkusan yang terbungkus kresek berwarna hitam putih, namun saksi tidak berani membuka bungkusan tersebut. Dan memilih pulang setelah tugasnya selesai.
Keesokan harinya, Sabtu (23/1) sekitar pukul 07.30 WITA saksi datang ke TKP bersama salah seorang pecalang setempat, I Wayan Sudarta untuk memastikan apa isi bungkusan tersebut.
Dan ternyata saat tiba di TKP kedua saksi melihat sudah ada benda-benda berupa patung kayu menyerupai pratima yang tergeletak di atas bendungan. Atas kondisi tersebut, saksi Sudarta kemudian menghubungi Ketua Pecalang.
Namun karena Ketua Pecalang sedang ada di Karangasem, maka selanjutnya saksi Sudarta menghubungi rekannya sesama pecalang untuk menyaksikan barang temuan berupa patung kayu yang menyerupai pretima tersebut. Serta kemudian melapor ke Polsek Tampaksiring.
Kapolsek Tampaksiring, AKP I Wayan Sujana mengatakan bahwa setelah mendapatkan informasi tersebut. Pihaknya kemudian memerintahkan Unit Opsnal Reskrim Polsek Tampaksiring dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda I Nyoman Agus Putra Ardiana untuk melakukan penyelidikan terhadap laporan tersebut.
"Kita sudah lakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi di TKP dan saat ini masih dalam penyelidikan," tegasnya.
Adapun benda yang ditemukan adalah 2 dua buah patung kayu berwujud dewi - dewi dengan ukuran 30 cm berlapis Prada dan yang berukuran 15 cm sudah tidak ada lapisan. Tutup Sangku tempat Tirta terbuat dari tembaga, serta 8 tangkai pegangan bunga emas.
"Benda tersebut menyerupai pratima, apakah benda itu merupakan hasil pencurian yang dibuang pelakunya atau tidak itu masih kita selidiki," jelasnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 443 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan