Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Pedagang di Jembrana Ketar-Ketir Sejumlah Komoditi Mulai Naik
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Para pedagang mulai tampak ketar-ketir akan kenaikan sejumlah komoditi di pasar. Seperti cabai besar dan kecil yang mulia merangkak naik di Pasar Pagi Lelateng, Jembrana.
Para pedagang Pasar Lelateng yang menjangkau konsumen dari dini hari hingga pagi, tentu merasakan naiknya cabai besar, cabai kecil bahkan tomat.
Salah satu pedagang, Ni Komang Sudiani (46) asal Banjar Samblong Kelurahan Sangkaragung saat ditemui, Kamis (26/05/2022) mengatakan semua jenis sayuran, cabai, tomat beranjak naik.
Sudiani mengatakan khususnya untuk cabai besar dan cabai kecil serta tomat mulai beranjak naik. Ia menyebut kenaikan dari harga Rp45 ribu kini malah menjadi Rp55 ribu. Dengan kenaikan sebesar Rp10 ribu tentu membuat panik para pedagang di Pasar Pagi Lelateng.
Menjelang Hari Raya Galungan mendatang, dipastikan akan terjadi kenaikan untuk sejumlah komoditi tersebut. Alhasil, kata dia, konsumen malah menyalahkan para pedagang. Sedangkan untuk harga daging ayam dinilai masih stabil termasuk daging babi.
Ayu salah satu konsumen Pasar Lelateng mengaku kenaikan harga bahan dapur seperti cabai, tomat dan sayur mayur lumrah terjadi. Karena, menurutnya, barang itu datangnya dari luar Bali terutama dari Jawa yang diperkirakan agak tersendat distribusinya.
"Sebagai konsumen pasar saya lebih cenderung belanja di pasar. Selain bisa menawar juga pandai memilih berbelanja di antara para pedagang yang ada. Komediti harga tentu juga perlu disikapi dengan baik. Peran pemerintah pun diharapkan berperan aktif mengedukasi terkait lonjakan-lonjakan harga," tuntasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 292 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 173 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan