Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Pekak Dangin Tewas Gantung Diri
BERITABALI.COM, BULELENG.
Lantaran frustasi dengan sejumlah penyakit yang dideritanya, seorang pekak (kakek) di Kelurahan Seririt, Kecamatan Seririt, Buleleng, nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri.
Aksi bunuh diri ini berhasil setelah dilakukan untuk kali ketiga. Dua aksi bunuh diri yang dilakukan korban sebelumnya berhasil digagalkan keluarganya.
Merasa tidak tahan dengan penyakit yang dideritanya, Putu Dangin (84), warga Jalan Udayanan Kelurahan Seririt, Rabu (9/12) ditemukan tewas tergantung menggunakan seutas tali pada plafon rumah. Aksi itu diketahui anaknya Kadek Astama (10).
Korban sudah ditemukan tidak bernyawa tergantung pada plafon rumahnya. Dari laporan warga kita berupaya melakukan evakuasi terhadap korban dan selanjutnya akan diperiksa secara medis, ungkap Kaplosektif Seririt AKP Wayan Wetem.
Korban bunuh diri diduga karena tidak tahan mengidap berbagai jenis penyakit. Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Pemeriksaan awal tidak kita temukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.Untuk sementara kita simpulkan kejadian ini murni bunuh diri karena korban sebelumnya pernah melakukan upaya percobaan bunuh diri namun dapat digagalkan anaknya, ujar Wetem.
Dari keterangan sejumlah keluarga menyebutkan, korban Putu Dangin sudah lama mengidap penyakit asma dan kencing batu. Korban merasa putus asa hingga berupaya bunuh diri.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 564 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 436 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 430 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan