Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Pelajar Tewas Tenggelam di Bendungan Penarungan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seorang pelajar berinisial IKAAP (14) dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat mandi di Bendungan Penarungan, Banjar Tegal, Desa Dauh Yeh Cani, Kecamatan Abiansemal, Badung, pada Minggu (14/12/2025) sore.
Korban yang merupakan warga Kelurahan Peguyangan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Denpasar, sempat terseret arus saat berenang di bendungan tersebut. Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Mangusada Kapal, Mengwi, Badung.
"Korban diduga tenggelam karena terseret pusaran arus saat berenang ke tengah bendungan," beber PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Senin (15/12/2025).
Berdasarkan keterangan saksi, korban datang ke lokasi bendungan bersama 19 orang temannya. Mereka sempat berfoto dengan membentangkan banner grup persahabatan bertuliskan Trazak (TRAVENZA dan ASTRAX) di tiang besi jembatan bendungan.
Karena cuaca panas, korban bersama dua rekannya kemudian turun ke bagian barat bendungan untuk mandi. Saat itu, korban sempat mengajak salah satu saksi berinisial INRD (14) untuk berenang ke tengah pusaran air.
"Saksi menolak ajakan tersebut dan sempat memperingatkan korban agar tidak ke tengah pusaran karena arus air sangat deras dan dalam," ucap Aiptu Ayu.
Namun korban tetap nekat berenang ke tengah. Tidak lama berselang, korban terseret arus dan tenggelam. Saksi sempat melihat korban mengangkat tangan meminta pertolongan, namun derasnya arus membuat upaya penyelamatan tidak dapat dilakukan.
"Teman korban meminta pertolongan warga sekitar dan melaporkan kepada pihak kepolisian," jelas Aiptu Ayu.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan Basarnas Provinsi Bali, BPBD Badung, dan Satpolairud Polres Badung segera melakukan pencarian. Sekitar pukul 16.43 Wita, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Mangusada Kapal Badung menggunakan ambulans PMI Kabupaten Badung untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil identifikasi Polres Badung menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Luka goresan di bagian tengkuk diduga akibat terkena besi jangkar saat proses pencarian, sementara busa bercampur darah yang keluar dari mulut dan hidung korban disebabkan paru-paru kemasukan air.
"Diindikasi korban tenggelam diduga akibat terseret arus pada saat berenang ke tengah pusaran. Disamping itu, keterlambatan pertolongan, mengingat teman-teman korban tidak ada yang berani menolong akibat arus bendungan yang sangat deras membuat nyawa korban tidak tertolong," bebernya mengakhiri.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 557 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 499 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 420 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 420 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik