Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Pelayaran Perdana Fery Badas-Surabaya, Transportasi Alternatif Lewati Lembar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Lombok. Pelayaran perdana jarak jauh (long Distance) Fery oleh Kapal Fery KM Swarna Bahtera dari Pelabuhan Badas, Sumbawa ke Surabaya, akhirnya diresmikan, Minggu (29/9).
[pilihan-redaksi]
Diresmikannya jalur Badas Sumbawa ke Surabaya ini, menjadi solusi alternatif bagi arus transportasi yang ada melewati pelabuhan Lembar, yang jumlahnya mencapai 500 truk per hari.
Pada peresmian yang dilakukan Gubernur NTB, Doktor Zulkiflimansyah bersama Direktur Utama PT ASDP, Dr Ira Puspadewi, dan Bupati Sumbawa HM Husni Djibril Bsc di Pelabuhan Badas ini, pelayaran perdana Fery long Distance kemungkinan akan disusul pula kehadiran kapal-kapal lainnya.
Pelayaran Badas Sumbawa ke Surabaya dengan lama tempuh 25 jam dan biaya murah ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan pariwisata pulau Sumbawa. Kehadiran pelayaran ini juga diharapkan mampu menciptakan pasar yang prospektif bagi kemajuan daerah.
Pelayaran perdana yang ditandai dengan penandatanganan MOU, antara Pemprov NTB dan Pemda Sumbawa ini adalah sebagai salah satu langkah progresif mewujudkan konektivitas dan aksesibilitas antar wilayah. Sehingga diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi.
[pilihan-redaksi2]
Dirut ASDP Ira Puspadewi menyampaikan proses diskusi dibukanya pelayanan pelayaran Badas Sumbawa-Surabaya ini hanya berlangsung dua bulan. Sampai akhirnya pelayaran perdana kapal Fery KM Swarna Bahtera bisa dilakukan dengan sukses. Satu kapal ini katanya pasti tidak cukup. Namun akan dihadirkan lagi kapal-kapal lain, asal marketnya bisa dibuat.
Sementara dari Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril menjelaskan, pelayaran ini sudah lama dinantikan oleh masyarakat. Pihaknya berterima kasih kepada Gubernur NTB yang intens melakukan Komunikasi dengan Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI.
"Khususnya ini berita bagus untuk pengusaha lokal. Karena kalau masa panen tiba, mereka menunggu hingga 20 hari untuk masalah transportasi," ungkap Bupati. (bbn/lom/rob)
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1548 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1167 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1015 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 894 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah