Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Pemandu Wisata Asal Batubulan Positif Covid-19 Meninggal
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Virus Covid-19 kembali menelan korban jiwa di bumi seni Gianyar. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya, mengungkapkan ada penambahan 16 kasus konfirmasi positif, satu diantaranya meninggal dunia.
Korban meninggal inisial ND, 50, asal Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati. ND merupakan guide yang sejak Februari 2020 dirumahkan. Pada Kamis (16/7) malam, ND datang sendiri ke UGD RSUD Sanjiwani Gianyar. Kepada tim medis, ND mengungkapkan bahwa sudah mengalami demam, batuk disertai sesak nafas sejak 3 hari sebelumnya.
"Sebelum ke RSU Sanjiwani, sore hari yang bersangkutan sempat berobat ke RS Premagana Batubulan dan telah dilakukan foto thorax dengan hasil pneumona bilateral. Dilakukan rapid test dengan hasil reaktif. Setiba di Sanjiwani, pasien sementara dirawat di Airborne UGD RSU Sanjiwani karena Ruang isolasi penuh," jelas Wisnu Wijaya yang Sekda Gianyar ini.
Keesokan harinya, pasien dilakukan pengambilan swab test kemudian dipindah ke ruang isolasi kamboja. "Pada sore hari pasien meninggal dunia. Status kasus probable covid-19, karena hasil PCR swab belum keluar," jelas Wisnu Wijaya.
Namun status probable tersebut berubah menjadi konfirmasi Covid-19, setelah keesokan harinya pada Sabtu (18/7) hasil PCR dinyatakan positif. "Jenazah almarhum sudah dibawa ke tempat asalnya di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng oleh satgas dan ditangani sesuai dengan penanganan jenazah covid-19," jelas Wisnu Wijaya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 580 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 450 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 441 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan