Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Pembelajaran Tatap Muka di Karangasem Direncanakan di 349 Sekolah
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Karangasem yang direncanakan dimulai pada 26 April 2021 mendatang sepertinya hanya akan dilaksanakan di luar wilayah zona merah dan oranye penyebaran virus corona.
Seperti diutarakan oleh Sekda Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta saat dikonfirmasi baru-baru ini bahwa PTM di Kabupaten Karangasem akan dilaksanakan pada 26 April 2021 mendatang diluar zona merah dan oranye.
"Untuk rencana PTM jadi pada tanggal 26 April 2021 mendatang, dilaksanakan di luar zona merah dan orange," kata Sedan Merta.
Ia juga mengungkapkan, dari 78 Desa/Kelurahan yang ada di Kabupaten Karangasem, per tanggal 19 April 2021 lalu, ada tiga wilayah Desa/Kelurahan yang masuk ditetapkan menjadi zona merah, 3 wilayah ditetapkan menjadi zona oranye dan 30 lainnya masuk zona kuning penyebaran virus corona sedangkan sisanya adalah zona hijau.
Senada dengan Sekda Kabupaten Karangasem, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Karangasem, I Gusti Ngurah Kartika saat dikonfirmasi pada Kamis (22/04/2021) juga mengamini rencana PTM diluar zona merah dan orange tersebut.
Ia memaparkan, dengan ada 3 wilayah Desa/ Kelurahan yang masuk zona merah dan orange penyebaran virus corona, dalam tahap awal ini untuk sekolah yang akan memulai PTM pada 26 April 2021 mendatang yaitu untuk Sekolah Dasar sebanyak 301 SD dan untuk Sekolah Menengah Pertama sebanyak 48 SMP.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3845 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1358 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 928 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 852 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 720 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun