Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 18 Mei 2026
Pemkab Buleleng Berutang Rp1,3 M, Rekanan Mengadu ke DPRD Buleleng
Senin, 3 Juli 2017,
21:26 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Buleleng. Rekanan Toko Serba Jaya milik Nyoman Suhendra Tanaya. akhirnya mengadu ke Pimpinan DPRD Buleleng lantaran memiliki tunggakan piutang sebesar Rp1,3 Miliar yang hingga kini belum terbayarkan, di mana Pemkab Buleleng di tahun 2011 dan tahun 2012 membeli barang-barang di rekanan tersebut.
Melalui surat pengaduan yang dilayangkan rekanan Nyoman Suhendra Tanaya kepada Pimpinan DPRD Buleleng diantaranya, Ketua dan tiga Wakil Ketua, para Ketua Komisi dan juga para Ketua Fraksi berharap agar memfasilitasi proses mediasi dengan pemerintah, sehingga menyikapi pengaduan itu, dipimpin Wakil Ketua DPRD Buleleng Ketut Susila Umbara para pimpinan di DPRD Buleleng itu melakukan pertemuan dan pembahas pengaduan rekanan tersebut,
[pilihan-redaksi]
Wakil Ketua Susila Umbara usai pertemuan itu mengaku akan menggelar rapat dengar pendapat, guna mengetahui duduk persolan termasuk melakukan klarifikasi terhadap rekanan yang menyediakan barang-barang untuk Pemkab Buleleng tersebut.
“Langkah pertama, kami undang saudara Nyoman Suhendra Tanaya untuk menjelaskan secara rinci pengaduannya ini, berkenanan dengan pengadaan barang di tahun 2011 dan 2012 pada pemerintah daerah, selanjutnya kita akan mengundang Sekda Buleleng guna mengetahui sikap pemkab. Bila sudah bertemu keduanya, baru dewan akan melakukan rapat dengar pendapat dengan menghadirkan kedua belah pihak,” papar Susila Umbara.
Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa juga berharap Pemkab Buleleng menjelaskan permasalahan utang tersebut.
“Kami ingin tahu, benar tidak pernah ambil. Barang-barang itu ditaruh di mana dan dipakai apa? Kami gali dulu informasi dari para pihak. Karena ini menyangkut nama pemerintah daerah, kami akan coba fasilitasi,” ujar Mangku Budiasa.
Dari surat yang dilayangkan rekanan itu ada sekitar lima SKPD yang mengambil sejumlah barang-barang pada Toko Serba Jaya milik Nyoman Suhendra Tanaya sekitar tahun 2011 hinga 2012, namun hingga kini barang-barang tersebut belum dilunasi secara keselurahan. [mds/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1548 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1167 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1015 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 894 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026