Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Pemprov Komitmen Bantu Warga Hindu di Luar Bali
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pemerintah Provinsi Bali melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang dibesut Gubernur Wayan Koster memang getol dalam menjaga adat dan kebudayaan Bali serta agama Hindu. Hal tersebut tidak hanya untuk warga Hindu di Bali, namun juga di luar pulau Bali.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Asisten Administrasi Umum Pemprov Bali, Wayan Suarjana saat memimpin rangkainan acara Media Informasi Pembangunan (Press Tour) Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali berkunjung ke Pura serta melakukan persembahyangan di Pura Jagat Karana, Seputih Raman, Lampung Tengah, Selasa (19/11).
Dalam sambutannya, Asisten Wayan Suarjana menegaskan komitmen Pemprov untuk selalu menjaga, adat, kebudayaan dan agama Hindu, melalui berbagai bantuan yang digelontorkan.
“Untuk itu saya harap masyarakat di sini bisa bersurat kepada kami, apa saja yang diperlukan, baik sarana prasarana upacra, kebutuhan umat maupun infrastruktur Pura. Sehingga kami bisa menindaklanjuti,” ujarnya dalam acara silaturahmi yang juga dihadiri oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Bali AA Sutha Diana, jajaran Biro Humas dan Protokol Setda Prov Bali serta sejumlah media cetak, elektronik maupun on-line di Bali.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi semangat masyarakat Bali di perantuan yang masih tetap mempertahankan adat dan tradisi Hindu.
“Meskipun terdapat berbagai tantangan, saya harap semangat beragama dan beryadnya bisa dipertahankan,” imbuhnya.
Ia juga menyambut positif langkah masyarakat Lampung yang menggelar upacara yadnya sesuai kemampuan.
“Jangan beryadnya dengan menjual aset, lakukanlah sesuai dengan kemampuan masing-masing,” ujarnya seraya mengapresiasi langkah masyarakat dalam menggelar upacara ngaben massal demi menghemat biaya.
“Dalam beryadnya yang terpenting adalah maknanya, bukan seberapa besar biaya yang kita keluarkan,” jelasnya.
Ia juga berpesan kepada masyarakat Hindu di Lampung untuk selalu mejaga kerukunan dengan menghormati adat istiadat setempat.
“Di mana bumi dipijak di sana langit dijunjung. Mari kita perlihatkan wajah Bali yang penuh toleransi dan ramah kepada masyarakat setempat,” tandasnya.
Sementara sebelumnya Ketua PHDI Kabupaten Lampung Tengah Drh. I Ketut Suwendra menjelaskan bahwa beberapa keperluan umat yang cukup mendesak selama ini adalah buku-buku agama, karena digunakan sebagai bahan ajar untuk pasraman.
“Saya harap melalui kunjungan kali ini Pemprov Bali bisa mewujudkan harapan kami sehingga di Pura ini bisa didirikan perpustakaan yang lebih lengkap,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan kondisi masyarakat yang penuh toleransi serta hidup rukun berdampingan dengan masyarakat setempat meskipun dari berbagai latar belakang serta agama yang berbeda.
“Masyarakat Bali di sini yang berjumlah sekitar 300 ribu orang sudah menganggap Lampung adalah kampung halamannya dan sudah melebur dengan masyarakat setempat,” ujarnya.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 561 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 428 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 427 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan