Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Pemuda dan Pokdarwis Sayan Ubud Dilatih Buat Event Organizer
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sedikitnya 30 orang dari unsur pemuda dan Pokdarwis di Desa Sayan, Kecamatan Ubud, diberi pelatihan penyelenggaraan event dan festival budaya.
Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Desa Sayan ini berlangsung selama dua hari 30 Mei dan 1 Juni 2022. Pelatihan itu sebagai bagian pemulihan pariwisata.
Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali, I Gusti Ngurah Agung Suprastayasa menyampaikan kegiatan itu sangat penting dalam mengembangkan potensi desa.
“Apalagi pesertanya ini antar generasi, ada generasi muda ada juga yang senior di Pokdarwis. Ini sangat penting dalam mengembangkan desa,” jelasnya.
Pelatihan yang digelar tentang event. Mengenai bagaimana mengorganisir setiap kegiatan event di dalam mengelolanya.
“Bukan event yang besar saja, yang kecil juga termasuk event, seperti acara nikahan,” jelasnya.
Event sederhana yang bisa digarap salah satunya resepsi pernikahan. “Yang mengorganisir event itu bisa dari muda mudi. Membuat perencanaan hingga penyelenggaraan event nikahan itu agar berjalan dengan baik,” tegasnya.
Sementara Perbekel Desa Sayan, I Made Andika, menjelaskan di Desa Sayan telah menjalankan beberapa event. Diantaranya Gowes For Love dan Diorama Music Jam; Lomba Tari; Event Bola Voly dan beberapa lomba secara virtual lainnya saat Pandemi Covid-19.
“Sayan memiliki SDM yang bagus, dan dapat mengelola event dengan sangat baik,” tutupnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3994 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1384 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 937 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 863 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 734 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun