Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Penampungan Hewan Ternak Kebakaran, 132 Kambing Hangus
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kebakaran melanda sebuah tempat penampungan hewan ternak dan usaha tenda di Jalan Malaka, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (26/3) pukul 18.34 WIB. Akibat insiden ini, 132 ekor kambing dilaporkan terbakar.
"Yang terbakar tempat usaha tenda dan tempat penampungan hewan. Yang terbakar ada 132 ekor kambing, 3 truk, satu mobil bak kol, dan satu sepeda motor," kata Kasi Ops Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Jakarta Timur, Gatot Sulaeman dalam keterangannya, Senin (27/3).
Gatot menuturkan sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran dan 80 personel diturunkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.
Ia menyebutkan, berdasarkan penyelidikan sementara, kebakaran disebabkan api yang berasal dari salah satu tempat usaha tenda di lokasi kejadian.
"Api diduga dari rumah usaha dekorasi (tenda) dan warga mendengar ledakan sebelumnya," ucap dia.
Ia pun mengungkapkan luas area yang terbakar dalam peristiwa ini seluas 2.000 meter persegi dengan kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.
Adapun informasi soal kebakaran ini turut beredar di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @warungjurnalis. Dalam video yang diunggah, tampak dua orang pria tengah berusaha menyelamatkan masing-masing seekor sapi dalam insiden kebakaran tersebut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2016 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1852 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1374 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1250 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah