Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Penataan Pelabuhan Padangbai Dimulai Tahun Depan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) rencananya akan melakukan penataan Pelabuhan Padangbai, Karangasem tahun depan.
"Memang telah bagus terlihat di beberapa titik bangunan ada ornamen-ornamen berciri khas Bali. Meskipun demikian, kedepan penataan kembali sangat penting dilakukan agar lebih bagus lagi," ujar Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi, di Pelabuhan Padangbai, Kabupaten Karangasem, Minggu (10/11).
Tahun depan, rencananya, ASDP akan bangun infrastruktur fisiknya, agar lebih baik serta lebih tertata lagi yang nantinya bisa lebih bernuansa Balinya lagi namun masih belum bagus.
"Kita rencanakan bisa menjadi suatu yang lebih cocok lagi dengan pariwisata, secara total nantinya sedang akan direncanakan dan akan ditata kembali," paparnya.
Terkait penataan tersebut sebenarnya ASDP telah memulai di beberapa pelabuhan utama yang memang mempunyai lalu lintas pelabuhan yang padat.
"Kami telah mulai dari, lalu lintas Sumatra-Jawa Merak dan Bakauheni, Katapang dan Gilimanuk Jawa-Bali. Hal tersebut dilakukan agar pelabuhan antar pulau semakin pantas, khususnya dalam menyambut para tamu," tutupnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 842 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 770 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 738 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 391 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 371 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun