Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Penderita Kanker Dirawat 7 Tahun di Rumah
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seorang penderita Kanker Nasopharyng di Jembrana, Wayan Sukadana (46), tak mampu mengobati penyakitnya akibat kemiskinan. Selama 7 tahun keluarganya lebih memilih merawat Wayan di rumah.
Selama 7 tahun Wayan Sukadana, warga Dusun Pemedilan, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Negara, harus menanggung derita. Akibat keterbatasan biaya dan faktor kemiskinan, Wayan yang menderita Kanker Nasopharyng harus dirawat di rumah dengan perawatan seadanya.
Suami saya sebenarnya sudah menderita kanker sejak tujuh tahun lalu. Kami sempat membawanya ke rumah sakit, namun karena keterbatasan biaya, maka dia terpaksa kami rawat di rumah saja, jelas istrinya, Ni Wayan Sucimurni.
Menurut Pejabat Kepala Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Kabupaten Jembrana, dr. Putu Suasta, M.Kes, secara medis Wayan sudah tidak berpeluang lagi untuk sembuh dari penyakit kanker tersebut. Saat ini Wayan Sukadana sudah menderita kanker stadium tertinggi (stadium 4)
Kami baru bisa memberikan bantuan berupa bubur dan uang tunai saja. Saat ini penderita telah kami rawat langsung di Rumah Sakit Umum Negara untuk meningkatkan kondisinya, ujar Suasta.
Untuk meringankan beban Wayan Sukadana, Wakil Bupati Jembrana, I Putu Artha, SE, MM menyerahkan bantuan kepada korban berupa bubur dan uang tunai sebesar Rp. 5 juta.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 556 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 493 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 420 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 420 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik