Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Penderita Kanker Dirawat 7 Tahun di Rumah
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seorang penderita Kanker Nasopharyng di Jembrana, Wayan Sukadana (46), tak mampu mengobati penyakitnya akibat kemiskinan. Selama 7 tahun keluarganya lebih memilih merawat Wayan di rumah.
Selama 7 tahun Wayan Sukadana, warga Dusun Pemedilan, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Negara, harus menanggung derita. Akibat keterbatasan biaya dan faktor kemiskinan, Wayan yang menderita Kanker Nasopharyng harus dirawat di rumah dengan perawatan seadanya.
Suami saya sebenarnya sudah menderita kanker sejak tujuh tahun lalu. Kami sempat membawanya ke rumah sakit, namun karena keterbatasan biaya, maka dia terpaksa kami rawat di rumah saja, jelas istrinya, Ni Wayan Sucimurni.
Menurut Pejabat Kepala Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Kabupaten Jembrana, dr. Putu Suasta, M.Kes, secara medis Wayan sudah tidak berpeluang lagi untuk sembuh dari penyakit kanker tersebut. Saat ini Wayan Sukadana sudah menderita kanker stadium tertinggi (stadium 4)
Kami baru bisa memberikan bantuan berupa bubur dan uang tunai saja. Saat ini penderita telah kami rawat langsung di Rumah Sakit Umum Negara untuk meningkatkan kondisinya, ujar Suasta.
Untuk meringankan beban Wayan Sukadana, Wakil Bupati Jembrana, I Putu Artha, SE, MM menyerahkan bantuan kepada korban berupa bubur dan uang tunai sebesar Rp. 5 juta.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5645 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4583 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2516 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2182 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2178 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan