Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Penerbangan Bali-Australia Rusuh Gara-gara Pria India Ancam Pramugari
BERITABALI.COM, DUNIA.
Penerbangan Qantas Airlines dari Bali-Australia mengalami kejadian rusuh. Ini terjadi setelah seorang pria India (28) ditahan setelah diduga menyerang dan mengancam akan menikam penumpang dan seorang awak pesawat.
Insiden itu terjadi pada penerbangan pesawat Qantas Airlines dengan nomor QF46 yang berangkat dari Bali dan Melbourne.
Baca juga:
Akibat Ulah Mahasiswa Ini, Penumpang Pesawat di Bali Diturunkan, Penerbangan Ditunda 85 Menit
Saksi mata mengatakan pria tersebut diduga tampak gelisah sejak awal penerbangan, berteriak dan rusuh sebelum kejadian itu terjadi. Saksi lain mengatakan, pria tersebut diduga menyerang penumpang.
"Dia menyerang dua atau tiga penumpang lainnya dan penumpang lainnya berhasil mengalahkan pria itu. Semua orang sedang beristirahat dan tiba-tiba orang ini melompat dan dia mulai berteriak dan semua orang panik," kata saksi mata di dalam pesawat.
Video rusuh tersebut langsung muncul dan viral secara online, menunjukkan beberapa penumpang tampak bergulat dan menahan pria tersebut sebelum dia dijepit di lorong oleh seorang anggota awak kabin.
"Yah, saya belum pernah mendengar atau melihat hal seperti ini sebelumnya… Seseorang berteriak 'Saya akan menusukmu' sambil menyerang pramugari yang malang itu," demikian bunyi salah satu video yang dibagikan di media sosial.
Setelah mendarat di Melbourne, petugas polisi bandara naik ke pesawat dan langsung menangkap pria tersebut.
Sementara itu, Qantas Airlines mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa keselamatan pelanggan dan krunya adalah prioritas nomor satu. Mereka juga menginformasikan bahwa mereka sedang bekerja sama dengan pihak berwenang terkait insiden tersebut.
Juru bicara Qantas Airlines mengatakan, “Keselamatan pelanggan dan kru kami adalah prioritas nomor satu kami dan kami tidak menoleransi perilaku yang mengganggu atau mengancam. Kami telah bekerja sama dengan pihak berwenang yang menemui pesawat setibanya di Melbourne.” (sumber: viva.co.id)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 442 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan