Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Pengarakan Ogoh-ogoh Diizinkan dengan Istilah Nyomya
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Pemerintah Provinsi Bali bersama Majelis Desa Adat sepakat memberi restu bahwa pengarakan ogoh-ogoh saat malam pengerupukan. Namun yang menjadi istilah pengarakan ogoh-ogoh itu adalah Nyomya Ogoh-ogoh.
Manggala Harian Pasikian Yowana Bali, Dewa Ardita, menyampaikan ucapan terima kasih mewakili Pasikian Yowana Bali atas arahan dan kepercayaan Bandesa Agung serta Prajuru MDA Provinsi Bali.
Hal itu ia muncul dalam pertemuan Pasikian Yowana Bali dan Pasikian Yowana Kabupaten/Kota Se-Bali dengan Ketua MDA pada Rabu (16/2) di Puri Den Bencingah, Akah, Klungkung.
Secara langsung, disampaikan juga bahwa informasi tentang teknis penyelenggaraan dan dukungan Gubernur Bali berupa kegiatan Lomba Ogoh-Ogoh serta fasilitasi test antigen, telah disampaikan melalui berbagai media baik Grup Whatsapp, maupun Grup-Grup Media Sosial lain kepada Yowana Desa Adat Se-Bali.
"Kami sangat gembira dan bersemangat dengan dukungan dari Gubernur Bali dan MDA Provinsi Bali," ucapnya sumringah.
Dalam pertemuan tersebut, Pasikian Yowana Kabupaten Gianyar, Pasikian Yowana Kabupaten Jembrana dan Pasikian Yowana Kabupaten Karangasem, juga menyampaikan kegembiraan serta antusias terhadap dukungan Gubernur Bali dan MDA Provinsi Bali tersebut.
"Astungkara, kami akan melaksanakan komitmen untuk menjaga tetap tertib, aman dan taat prokes," sambut para Yowana.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 561 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 506 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 421 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 421 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik