Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Pengembangan Kripik Talas Didorong Jadi Unggulan Desa Wanagiri Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Akademisi Universitas Warmadewa (Unwar) mendorong warga Desa Wanagiri, Sukasada, Buleleng untuk mengembangkan produk kripik talas sebagai produk unggulan desa. Apalagi pengolahan produk berbasis talas memiliki prospek dan peluang pengembangan yang semakin baik saat ini.
“Pengolahan talas yang dilakukan selama ini lebih banyak didasarkan pada konsepsi yang konvensional. Secara umum keripik dibuat melalui tahap penggorengan, tetapi ada pula dengan hanya melalui penjemuran, atau pengeringan,” kata akademisi Unwar Dr. Ir Luh Suriati, M.Si saat dikonfirmasi di Denpasar pada Sabtu (15/4).
Suriati menyampaikan keripik adalah sejenis makanan ringan berupa irisan tipis dari umbi-umbian, buah-buahan, atau sayuran yang digoreng di dalam minyak nabati. Guna menghasilkan rasa yang gurih dan renyah biasanya dicampur dengan adonan tepung yang diberi bumbu rempah tertentu.
Suriati mengakui upaya pendampingan dan pemberdayaan juga telah dilakukan dalam bentuk program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPUD) pada ibu-ibu kelompok pengolah talas yang telah dilaksanakan pada 11 April 2023.
Pemberdayaan masyarakat desa berperan membentuk masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan sosial, menciptakan ketentraman dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat dan meningkatkan ketrampilam (softskill dan hardskill).
Pengolahan kripik talas diharapkan dapat memberikan solusi berbasis pada analisis situasi sesuai kebutuhan, tantangan atau persoalan yang ada di masyarakat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 442 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan