Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Pergi Memancing, Seorang Satpam di Tabanan Ditemukan Tewas di Sungai
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang pria yang bekerja sebagai satpam atas nama I Gusti Putu Kerta Negara, 50 tahun yang bekerja sebagai satpam ditemukan tewas di Sungai Yeh Abe yang termasuk wilayah Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan.
Korban yang beralamat di Banjar Dinas Kerta Desa Wanagiri Kauh, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan ditemukan dalam posisi mengapung sekitar Pukul 09.50 WITA pada Minggu, (1/9).
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, seorang warga atas nama I Dewa Gd Putra Yasa, 40 tahun pada Sabtu, (31/8) sekitar Pukul 15.00 WITA melihat korban membawa alat-alat untuk memancing menuju ke Sungai Yeh Abe. Saat itu ia sempat memanggil korban. Namun, korban tidak merespons.
Warga lainnya, Dewa Gede Bobi Suarjana, 47 tahun menerangkan, bersama Dewa Gede Kumara Jaya, 46 tahun berusaha mencari keberadaan korban, karena tidak pulang ke rumah hingga Minggu, (1/9).
Mereka berdua sempat mencari korban di tempat korban bekerja di Radio Global, Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan. Namun, korban tidak ada di tempat bekerja.
Karena diketahui korban memang suka memancing sendirian dan belum pernah mengajak orang lain. Keberadaan korban kemudian dicari ke seputaran sungai tersebut. Hingga mereka menemukan korban sudah dalam keadaan terapung di Sungai Yeh Abe sekitar Pukul 09.05 WITA.
Saat ditemukan, posisi kepala berada di barat dan posisi kaki berada di timur. Keduanya langsung meminta bantuan warga sekitar dan langsung menuju ke Polsek Kerambitan untuk melaporkan kejadian tersebut.
"Kapolsek dan anggota langsung ke TKP,” ujar Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Gusti Made Brata.
Bersama Unit Inafis Polres Tabanan kemudian melakukan evakuasi mayat korban. Dari olah TKP, korban ditemukan dalam posisi terapung dengan posisi terlentang, kepala berada di barat dan kaki berada di timur dan tangan korban di atas permukaan air.
Di sekitaran korban banyak terdapat sampah bambu yang menimbun bagian wajah dan badan korban. Pinggiran disebelah kiri dan kanan sungai tempat ditemukannya korban terdapat batu cadas dan terjal.
Hasil pemeriksaan luar pada jenazah korban oleh dr. Desy Wulandari di RSUD Tabanan ditemukan luka pada bagian dahi bagian kanan korban.
"Diduga korban terpleset lalu terjatuh pada saat memancing dikarenakan medan yang terjal dan pinggiran di sebelah kiri kanan sungai tempat ditemukannya korban terdapat batu cadas, yang mengakibatkan korban mengalami benturan pada bagian kepala kemudian tenggelam," ujar Iptu Brata.
Selain itu, Iptu Brata mengatakan, pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kematian korban sebagai musibah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3862 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang