Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pergi Memancing, Seorang Satpam di Tabanan Ditemukan Tewas di Sungai
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang pria yang bekerja sebagai satpam atas nama I Gusti Putu Kerta Negara, 50 tahun yang bekerja sebagai satpam ditemukan tewas di Sungai Yeh Abe yang termasuk wilayah Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan.
Korban yang beralamat di Banjar Dinas Kerta Desa Wanagiri Kauh, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan ditemukan dalam posisi mengapung sekitar Pukul 09.50 WITA pada Minggu, (1/9).
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, seorang warga atas nama I Dewa Gd Putra Yasa, 40 tahun pada Sabtu, (31/8) sekitar Pukul 15.00 WITA melihat korban membawa alat-alat untuk memancing menuju ke Sungai Yeh Abe. Saat itu ia sempat memanggil korban. Namun, korban tidak merespons.
Warga lainnya, Dewa Gede Bobi Suarjana, 47 tahun menerangkan, bersama Dewa Gede Kumara Jaya, 46 tahun berusaha mencari keberadaan korban, karena tidak pulang ke rumah hingga Minggu, (1/9).
Mereka berdua sempat mencari korban di tempat korban bekerja di Radio Global, Banjar Dinas Lumajang, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan. Namun, korban tidak ada di tempat bekerja.
Karena diketahui korban memang suka memancing sendirian dan belum pernah mengajak orang lain. Keberadaan korban kemudian dicari ke seputaran sungai tersebut. Hingga mereka menemukan korban sudah dalam keadaan terapung di Sungai Yeh Abe sekitar Pukul 09.05 WITA.
Saat ditemukan, posisi kepala berada di barat dan posisi kaki berada di timur. Keduanya langsung meminta bantuan warga sekitar dan langsung menuju ke Polsek Kerambitan untuk melaporkan kejadian tersebut.
"Kapolsek dan anggota langsung ke TKP,” ujar Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Gusti Made Brata.
Bersama Unit Inafis Polres Tabanan kemudian melakukan evakuasi mayat korban. Dari olah TKP, korban ditemukan dalam posisi terapung dengan posisi terlentang, kepala berada di barat dan kaki berada di timur dan tangan korban di atas permukaan air.
Di sekitaran korban banyak terdapat sampah bambu yang menimbun bagian wajah dan badan korban. Pinggiran disebelah kiri dan kanan sungai tempat ditemukannya korban terdapat batu cadas dan terjal.
Hasil pemeriksaan luar pada jenazah korban oleh dr. Desy Wulandari di RSUD Tabanan ditemukan luka pada bagian dahi bagian kanan korban.
"Diduga korban terpleset lalu terjatuh pada saat memancing dikarenakan medan yang terjal dan pinggiran di sebelah kiri kanan sungai tempat ditemukannya korban terdapat batu cadas, yang mengakibatkan korban mengalami benturan pada bagian kepala kemudian tenggelam," ujar Iptu Brata.
Selain itu, Iptu Brata mengatakan, pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kematian korban sebagai musibah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan