Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Perkelahian Warga Sumba di Ketewel Bikin Resah, 10 Pelaku Ditangkap
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Perkelahian antar warga Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), di Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Gianyar, pada Kamis (20/3/2025) malam, membuat warga sekitar resah.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 20.00 WITA itu diduga dipicu oleh kesalahpahaman antara dua pemuda.
Menurut informasi yang dihimpun Beritabali.com, perkelahian pertama kali terjadi di Warung Site Vitalan, Banjar Gumicik. Keributan kemudian berlanjut di lokasi kedua, yaitu sebuah rumah kontrakan di Banjar Subur.
Akibat insiden tersebut, beberapa sepeda motor mengalami kerusakan. Selain itu, sejumlah orang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke RS Dharma Yadnya, Tohpati, Denpasar, untuk mendapatkan perawatan medis.
Kejadian ini pertama kali diketahui oleh Bhabinkamtibmas Desa Ketewel, Kadek Sipin, yang kemudian melaporkan insiden tersebut ke Polsek Sukawati. Mendapat laporan, aparat kepolisian segera bergerak cepat untuk mengamankan para pelaku perkelahian. Hasilnya, sebanyak 10 pemuda diamankan dan dibawa ke Mapolsek Sukawati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kasi Humas Polsek Sukawati, I Kadek Ershi, membenarkan peristiwa ini. “Pelaku sudah diamankan di Polsek, masih dalam proses penyidikan,” ujarnya pada Jumat siang (21/3/2025).
Meski sudah mengamankan para pelaku, pihak kepolisian belum dapat memastikan motif utama dari perkelahian ini. “Belum paham, masih proses pemeriksaan,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 323 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 205 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 118 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan