Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Perlancar Lalu Lintas, Pedagang Canang dan Bunga di Pasar Seririt Ditata
BERITABALI.COM, BULELENG.
Perumda Pasar Argha Nayottama melakukan penataan sejumlah lapak pedagang canang dan bunga di Pasar Seririt, Buleleng. Penataan ini bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas dan memberikan kenyamanan bagi pedagang serta pembeli.
Dirut Perumda Pasar Argha Nayottama, I Putu Suardhana, menjelaskan bahwa selama ini pedagang canang dan bunga berjualan di atas trotoar, yang sering mengganggu lalu lintas karena tidak adanya lahan parkir.
Para pedagang pun mengusulkan dibuatkan tempat khusus yang lebih nyaman. Atas permintaan tersebut, pihaknya akan memundurkan sedikit lapak mereka agar kendaraan yang berhenti tidak menghambat arus lalu lintas.
"Itu kan jalan satu arah. Jadi kalau ada kendaraan yang berhenti kerap menimbulkan kemacetan. Sekarang lapaknya akan kami mundurkan, sehingga ketika ada kendaraan yang berhenti, tidak menghambat arus lalu lintas," terang Suardhana.
Selain atas permintaan pedagang, penataan ini juga merupakan langkah awal dalam menata pasar tradisional di Buleleng. Dari 14 pasar tradisional yang dikelola, pihaknya ingin menonjolkan konsep sobean (produk unggulan) untuk dijadikan ikon di masing-masing pasar.
"Ikon masing-masing pasar ini akan kami tonjolkan step by step. Untuk Pasar Seririt, ikonnya adalah bunga, karena dikenal dengan bunganya yang harum dan segar," katanya.
Untuk penataan pedagang canang dan bunga di Pasar Seririt, pihaknya menyediakan anggaran sekitar Rp80 juta. Pengerjaannya ditargetkan rampung dalam satu bulan ke depan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 284 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 163 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan