Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Persiapan Ogoh-Ogoh Banjar Tain Siat Denpasar 2025, Kombinasi Mekanikal dan Tradisional
Disebut Sentuhan Raksasa dengan Teknologi Mekanikal Akan Digunakan
Ogoh-Ogoh Banjar Tain Siat 2025, Disebut Sentuhan Raksasa dengan Teknologi Mekanikal Akan Digunakan (dok)
BERITABALI.COM, BADUNG.
Persiapan pembuatan Ogoh-Ogoh untuk perayaan Nyepi 2025 di Banjar Tain Siat, Denpasar, mulai berjalan.
Tema besar yang diusung kali ini adalah visualisasi raksasa, dengan eksplorasi mekanikal yang lebih canggih dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Seniman sekaligus kreator Ogoh-Ogoh, Nyoman Gede Sentana Putra, atau yang akrab disapa Kedux, mengungkapkan bahwa proyek ini melibatkan kerja sama erat dengan para pemuda di banjar.
"Kami sedang berproses bersama adik-adik di banjar, sekaligus mencari perangkat mekanikal yang lebih canggih dibanding Ogoh-Ogoh sebelumnya," ujar Kedux dalam sebuah kesempatan di Badung.
Meskipun menghadirkan unsur mekanikal, Kedux menegaskan bahwa konsep tradisional tetap menjadi inti utama dalam karya ini.
"Visi kami untuk Ogoh-Ogoh mekanikal masih berkembang, namun unsur tradisionalnya tetap ada," tambahnya.
Ia juga memberikan motivasi kepada para kreator Ogoh-Ogoh lainnya untuk terus berkarya dengan kreativitas dan orisinalitas tinggi.
"Buat sekeren dan seoriginal mungkin. Cari referensi, tapi tetap jadikan inspirasi baru untuk menciptakan Ogoh-Ogoh yang unik," pesannya.
Dengan inovasi yang semakin berkembang, Ogoh-Ogoh Banjar Tain Siat tahun 2025 diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri dalam parade Nyepi mendatang.
Tak hanya mengedepankan teknologi, namun juga tetap mempertahankan nilai seni dan filosofi Bali yang kental.
Editor: wids
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli