Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Persija Sementara Bermarkas di Bali Lakoni 2 Laga Kandang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Lantaran perhelatan politik di ibu kota, Persija Jakarta terpaksa mengungsi untuk dua pertandingan kandang Liga 1 2023/2024.
Persija diputuskan tak bisa menggelar laga kandang di Jakarta pada akhir Februari dan awal Maret. Persija terpaksa bermarkas di Bali.
"Keputusan sulit terpaksa diambil Persija di dua laga kandang terdekat. Andritany Ardhiyasa dkk dipastikan belum bisa tampil di Jakarta kala menjamu Madura United dan Dewa United."
"Kedua pertandingan itu akan tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Terkait tanggal dan waktu penyelenggaraan tak ada perubahan," tulis Persija dalam siaran resminya, Jumat (9/2).
Pertandingan Persija kontra Madura United akan berlangsung pada 22 Februari 2024, sedangkan laga melawan Dewa United berlangsung pada 2 Maret 2024 mulai pukul 19.00 WIB.
"Situasi di Ibu Kota tidak memungkinkan untuk menggelar laga kandang. Sedangkan stadion lain di Jabodetabek pun masih tahap renovasi," kata Direktur Utama Persija, Ambono Junirianto.
"Hal ini memaksa Persija untuk mencari alternatif kandang dan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, menjadi lokasi yang paling memungkinkan," ucap Ambono dalam rilis resmi klub.
Dijelaskan Ambono, Bali jadi pilihan karena laga tandang yang berdekatan dengan laga tersebut juga berlangsung di Bali. Pertandingan yang dimaksud adalah melawan Arema FC.
"Jadi dalam periode tiga laga itu [melawan Madura United, Arema FC, dan Dewa United], tim menetap di Bali sehingga sangat baik untuk recovery pemain," ucap Ambono menjelaskan. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 561 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 431 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 427 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan