Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Petani Pepaya California di Jembrana Panen 1 ton Tiap Minggu
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sejumlah petani di Jembrana mengembangkan budidaya pepaya jenis California karena potensinya dinilai menggiurkan mengingat kebutuhan buah pepaya masih mengandalkan dari luar Bali.
Sebaliknya, hampir setiap hari, panen pepaya petani Jembrana memenuhi kebutuhan di Denpasar, Badung bahkan hingga ke Jawa.
Salah satu petani pepaya di Jembrana, Made Suardana mengatakan hasil dari berkebun pepayanya dinilai cukup lumayan. Ia memanfaatkan lahan kosong dan hampir tak produktif di pinggir Sungai Pangyangan, Kecamatan Pekutatan untuk menanam pepaya California.
"Dengan pola tanam dan pemeliharaan yang intensif, dalam waktu 7 bulan panen yang dirasakan juga cukup menambah pendapatan," jelasnya, Sabtu (02/07/2022).
"Kunci keberhasilan yaitu di pemeliharaan dan pemasaran, syukurnya pangsa pasar juga cukup lumayan. Hampir tiap Minggu panen memetik pepaya," imbuhnya.
Awalnya, Suardana menanam 500 pohon dan menambah lagi 300 pohon sehingga total 800 pohon. Dalam sekali panen, dengan perawatan yang intensif, dia mengaku bisa memanen lebih dari 1 ton.
Menurutnya budidaya pepaya pemeliharannya sulit dan membutuhkan tenaga ekstra termasuk pemeliharaan. Tanaman pepaya dinilai memiliki potensi dengan memanfaatkan lahan tidur di Kabupaten Jembrana yang masih lapang. Terlebih pangsa pasar buah yang memiliki rasa manis ini masih terbuka luas untuk Pulau Bali baik kebutuhan konsumsi maupun pariwisata.
Mengingat selama ini kebutuhan Pepaya di Bali untuk konsumsi masih tergantung dari luar daerah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 832 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 755 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 673 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 390 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 352 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun