Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Piodalan di Pura Ulu Banjar Tonja, Ketua DPRD Tabanan Ingatkan Prokes
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga berpesan kepada masyarakat agar tetap ingat dan mematuhi protokol kesehatan, meski penggunaan masker telah diperlonggar.
Hal itu disampaikan oleh Politisi PDI Perjuangan asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara ini saat menghadiri Piodalan di Pura Ulu, Banjar Tonja, Desa Gubug pada Kamis, (26/5).
“Saya apresiasi warga tetap menjaga jarak serta program vaksinasi telah berjalan lancar di Tabanan. Sehingga warga mulai perlahan bisa menjalankan kegiatan seperti sebelum pandemi,” ujarnya setelah acara persembahyangan.
Ia menyebutkan, Bali akan menjadi tuan rumah pertemuan G20 pada akhir tahun ini. Sehingga, masyarakat diharapkan ikut menyukseskan program pemerintah sehingga secara langsung pariwisata Bali bisa kembali pulih.
“Jika semua berjalan lancar, astungkara Indonesia bisa menetapkan endemi (Covid-19),” ujarnya.
Selain itu, usia acara persembahyangan terlihat warga secara spontan menyatakan dukungan pada Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya untuk dua periode masa jabatan.
Masyarakat menyatakan dukungan tersebut lewat Made Dirga. Ia menyatakan, siap mengawal aspirasi masyarakat pada akar rumput sehingga dukungan tersebut bisa terwujud.
“Ketika turun ke masyarakat, mereka menyampakan langsung aspirasinya. Tugas kami sebagai perwakilan, agar ini bisa tersampaikan dan terwujudkan,” ujarnya.
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 4233 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3414 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2068 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan