Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




PKL Jalur Gilimanuk Ditata Jelang Mudik Lebaran

Senin, 9 Maret 2026, 18:21 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/PKL Jalur Gilimanuk Ditata Jelang Mudik Lebaran.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Menjelang arus mudik Lebaran 2026, pemerintah mulai menata pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas saat volume kendaraan pemudik menuju pelabuhan meningkat.

Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma mengatakan penataan tidak hanya menyasar para pedagang kaki lima, tetapi juga gerai penjual tiket penyeberangan yang selama ini beroperasi di pinggir jalan menuju pelabuhan. Gerai tiket tersebut diarahkan untuk pindah dan dipusatkan di Terminal Cargo Gilimanuk.

“Untuk gerai tiket, batas akhirnya tanggal 13 Maret sudah harus berada di Terminal Cargo. Ini terkait penerapan radius dua kilometer untuk pelayanan tiket online oleh ASDP,” jelasnya, Minggu (8/3/2026).

Selain gerai tiket, para pedagang kaki lima juga diarahkan untuk berjualan di area yang sama agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas menuju pelabuhan.

Namun demikian, pengecualian diberikan kepada warga yang tinggal di gang atau perkampungan yang dilalui pemudik saat antrean kendaraan menuju pelabuhan.

Warga di jalur tersebut tetap diperbolehkan membuka lapak di depan rumah masing-masing. Bahkan sebagian warga juga menyediakan fasilitas toilet bagi para pemudik yang melintas.

Menurut Tony, hingga saat ini sekitar 20 pedagang telah menyampaikan rencana berjualan dan melakukan audiensi dengan pihak kelurahan terkait penataan tersebut.

Sebelumnya, pemerintah juga telah menggelar rapat koordinasi yang melibatkan perwakilan gerai tiket, pedagang kaki lima, serta pedagang asongan. Penataan dilakukan di sepanjang jalan menuju Pelabuhan Gilimanuk, termasuk di area Terminal Manuver Gelung Kori.

Langkah ini diambil agar jalur menuju pelabuhan terbebas dari aktivitas yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas serta memicu kecelakaan. Selama ini keberadaan loket tiket dan pedagang di pinggir jalan kerap membuat kendaraan berhenti dan parkir di badan jalan. Bahkan truk besar sering memakan hampir setengah badan jalan saat membeli tiket penyeberangan.

Dengan penataan tersebut, diharapkan arus kendaraan saat mudik Lebaran menuju Pelabuhan Gilimanuk dapat berjalan lebih lancar dan tertib.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami