Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
PMI Latih Kader Flu Burung
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Merebaknya kasus flu burung di Jembrana akhir-akhir ini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jembrana.
Organisasi yang kesehariannya menangani masalah-masalah sosial kemanusiaan tersebut, Kamis (30/8), menyelenggarakan Pelatihan Satgas Penanggulangan Flu Burung yang dipusatkan di Gedung Serba Guna, Pemkab Jembrana.
Ketua PMI Cabang Jembrana, I Putu Artha, SE, mengungkapkan pelatihan tersebut melibatkan 30 peserta, yang terdiri dari para kader Posdayandu di masing-masing kecamatan, karang taruna, relawan PMI, serta para tokoh masyarakat.
“ Untuk menghindari penyebaran virus flu burung, terutama terhadap manusia, diperlukan suatu pemahaman dan kesadaran di lingkungan masyarakat. Dalam kurun waktu yang cepat, 30 kader yang mengikuti pelatihan ini akan terjun langsung untuk memberi pengertian-pengertian kepada masyarakat, †jelasnya.
Meski waktu pelatihan tersebut sangat singkat, Artha yang juga Wakil Bupati Jembrana berharap langkah tersebut dapat bermanfaat serta mampu “mempengaruhi†dan memberi pemahaman kepada masyarakat.“ Fasilitator atau Satgas harus mampu mengaplikasikan apa yang telah didapat selama pelatihan sehingga,
isu flu burung di Jembrana dapat mereda dan mencapai hasil yang maksimal dalam penuntasannya, †harapnya.Sementara, Drs. I Wayan Risman Ariadi dari bidang pelayanan sosial PMI Bali, mengatakan kegiatan sosialisasi akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh daerah Bali.
“ Kami menghimbau masyarakat agar mau mematuhi saran dan petunjuk Satgas di masing-masing desa. Satgas sudah dibekali berbagai pengetahuan dan informasi yang akurat terkait kasus flu burung ini, †pungkasnya.Pelatihan yang dilangsungkan selama tiga hari terhitung sejak kemarin hingga 1 September mendatang tersebut dibiayai Federasi Internasional Red Cross (FIRC) sebesar Rp 21 juta.
Pelatihan ini mendatangkan nara sumber dari Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Jembrana, Dinas Pertanian Kehutanan dan Kelautan, serta PMI Cabang Jembrana.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3790 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1736 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang