Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
PMI Latih Kader Flu Burung
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Merebaknya kasus flu burung di Jembrana akhir-akhir ini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jembrana.
Organisasi yang kesehariannya menangani masalah-masalah sosial kemanusiaan tersebut, Kamis (30/8), menyelenggarakan Pelatihan Satgas Penanggulangan Flu Burung yang dipusatkan di Gedung Serba Guna, Pemkab Jembrana.
Ketua PMI Cabang Jembrana, I Putu Artha, SE, mengungkapkan pelatihan tersebut melibatkan 30 peserta, yang terdiri dari para kader Posdayandu di masing-masing kecamatan, karang taruna, relawan PMI, serta para tokoh masyarakat.
“ Untuk menghindari penyebaran virus flu burung, terutama terhadap manusia, diperlukan suatu pemahaman dan kesadaran di lingkungan masyarakat. Dalam kurun waktu yang cepat, 30 kader yang mengikuti pelatihan ini akan terjun langsung untuk memberi pengertian-pengertian kepada masyarakat, †jelasnya.
Meski waktu pelatihan tersebut sangat singkat, Artha yang juga Wakil Bupati Jembrana berharap langkah tersebut dapat bermanfaat serta mampu “mempengaruhi†dan memberi pemahaman kepada masyarakat.“ Fasilitator atau Satgas harus mampu mengaplikasikan apa yang telah didapat selama pelatihan sehingga,
isu flu burung di Jembrana dapat mereda dan mencapai hasil yang maksimal dalam penuntasannya, †harapnya.Sementara, Drs. I Wayan Risman Ariadi dari bidang pelayanan sosial PMI Bali, mengatakan kegiatan sosialisasi akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh daerah Bali.
“ Kami menghimbau masyarakat agar mau mematuhi saran dan petunjuk Satgas di masing-masing desa. Satgas sudah dibekali berbagai pengetahuan dan informasi yang akurat terkait kasus flu burung ini, †pungkasnya.Pelatihan yang dilangsungkan selama tiga hari terhitung sejak kemarin hingga 1 September mendatang tersebut dibiayai Federasi Internasional Red Cross (FIRC) sebesar Rp 21 juta.
Pelatihan ini mendatangkan nara sumber dari Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Jembrana, Dinas Pertanian Kehutanan dan Kelautan, serta PMI Cabang Jembrana.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5667 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4584 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2520 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2187 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2180 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan