Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Polda NTB Musnahkan Bom Mortir Sisa Perang Dunia II
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pemusnahan massal sejumlah barang bukti (BB) dan bahan peledak, dilakukan jajaran Polda NTB di Lapangan Mako Brimob NTB, Kamis (10/10).
[pilihan-redaksi]
Barang Bukti dan bahan peledak berupa granat nanas dan bom ikan serta detonator, sebagian merupakan peninggalan Perang Dunia II, serta hasil dari ungkapan masing-masing Polres seluruh NTB.
Kapolda NTB, Irjen Pol Drs Nana Sudjana mengatakan, mengacu pada perintah Kapolri, dimana diketahui pada tanggal 4 September 2011 pernah terjadi ledakan di gudang penyimpanan bahan peledak, di wilayah Polda Jawa Tengah.
"Yang kita pikirkan adalah dampak dari ledakan itu, apalagi kalau terjadinya dekat pemukiman penduduk," terang Irjen Nana.
[pilihan-redaksi2]
Oleh sebab itu papar Kapolda, melalui surat perintah Kapolri untuk Polda seluruh Indonesia, harus melakukan pemusnahan atau Disposal. Sehingga seluruh Polres di NTB mengumpulkan BB dan bahan peledak yang ada di masing-masing satuan kerja (satker). Lanjut dikumpulkan di Markas Dansat Brimob NTB.
Ada sekitar 2064 liter dari 2.000 detonator rakitan hasil pengungkapan. Kemudian 64 bahan peledak yang terdiri dari mortir dan pemilikan ini dilakukan pemusnahan. Disposal merupakan bahan peledak yang ada di Nusa Tenggara Barat. Dan rata-rata merupakan penemuan dari perang dunia dan sudah berusia ratusan tahun.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 552 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 411 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 409 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan