Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Potensi Rob, Aktivitas Nelayan Tabanan Diprediksi Aman
BERITABALI.COM, TABANAN.
Adanya potensi banjir rob atau banjir karena luapan air laut ketika terjadinya gerhana matahari hybrid yang bertepatan dengan bulan mati (tilem) pada Kamis (20/4) diprediksi akan menggangu aktivitas nelayan di Tabanan.
Menurut Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tabanan, I Ketut Arsana Yasa, untuk kawasan pesisir selatan Tabanan, potensi banjir Rob diprediksi tidak akan menganggu aktivitas melaut nelayan.
"Kondisi ini karena tinggi gelombang laut di wilayah selatan Tabanan relatif kecil karena sudah memasuki musim angin timur," jelasnya.
Potensi pasang tinggi berpotensi terjadi karena dipengaruhi oleh daya tarik bulan ketika memasuki periode bulan mati (tilem) atau purnama. Kondisi ini karena saat ini jarak antara bumi dan bulan berdekatan sehingga berdampak pada gelombang laut.
Untuk tinggi gelombang sendiri, Arsana menyatakan jika tinggi gelombang di pesisir selatan Kabupaten Tabanan masih di bawah 2 meter. Sedangkan untuk kecepatan angin berkisar antara 17-25 km/jam pada siang hari,dan turun menjadi 7 km/jam di malam hari.
"Karena itu, saat ini nelayan di pesisir selatan Tabanan lebih cenderung melaut di malam hari karena saat ini sampai dengan bulan September mendatang merupakan periode melaut malam hari," tambahnya.
Sedangkan untuk jenis ikan yang menjadi buruan nelayan saat ini adalah jenis ikan seperti ikan layur, kerapu, dan beberapa jenis ikan karang lainnya. Sedangkan untuk lobster, masih tetap menjadi incaran, karena lobster ini merupakan salah satu jenis komoditi wajib di awasan pesisir selatan Tabanan.
"Untuk lobster masih tetap ditangkap, tapi jadwalnya di siang hari. Karena jaring lobster dipasang malam harinya," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 310 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 191 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 104 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan