Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Profil Laksmi Putri Indonesia, dari Penulis Hingga Aktivis UNICEF
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Laksmi Shari De Neefe Suardana yakni Putri asal Banjar Ubud Kaja, Kelurahan Ubud dinobatkan menjadi Putri Indonesia 2022.
Dia terpilih menyisihkan puluhan wakil provinsi lainnya di Jakarta, Jumat malam (27/5). Perempuan kelahiran kelahiran 29 Januari 1996 ternyata memiliki sejumlah talenta dari desainer hingga penulis.
Diketahui Laksmi adalah seorang desainer pakaian, aktivis UNICEF, penulis buku literasi, aktris, model dan pemenang Kontes Kecantikan yang berdarah Indonesia-Australia.
Dari semua kemampuan yang pengalaman itulah sosok putri dari pasangan I Ketut Suardana yang merupakan Ketua PSSI Bali dan Janet De Neefe yang merupakan founder Ubud Writer's Festival (UWF) layak dinobatkan sebagai Putri Indonesia 2022.
Lanjut ke Miss Universe
Banjir ucapan selamat pun terus menghias media sosial di Bali. Terutama dari kerabat Laksmi yang ada di Ubud.
Ayah Laksmi, Ketut Suardana menyatakan perjalanan Laksmi sebagai Putri Indonesia 2022 akan mewakili Indonesia ke event Miss Universe.
“Laksmi juga dapat amanat dari pihak Panitia dan Dewan Juri Pemilihan Putri Indonesia sebagai duta wisata,” ujar Suardana, Sabtu (28/5).
Sebagai duta wisata, Laksmi dituntut bisa memulihkan pariwisata Bali akibat pandemi Covid-19.
“Terutama untuk recovery Bali sebagai destinasi wisata dunia pasca Pandemi Covid-19,” jelasnya.
Dia juga memohon dukungan semua pihak untuk mewujudkan semua itu.
“Doa dan dukungan kita untuk Laksmi adalah untuk kesuksesan kita semua,” tutupnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3994 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1384 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 937 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 863 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 734 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun