Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
PU Siapkan Jaringan Jalan untuk Bandara Internasional Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Bandara Internasional Buleleng (BIB) yang akan dibangun akan dilengkapi jaringan jalan bebas hambatan atau tol. Jalan tol penunjang bandara Buleleng ini juga akan menghubungkan antara kawasan Bali utara dan selatan. Hal ini disampaikan Ir. Riel J. Mantik, Kabid Jalan Tol dan Jalan Bebas Hambatan, Kementerian Pekerjaan Umum RI, dalam seminar "Pembangunan Infrastruktur Strategis" yang digelar di Puri Agung Singaraja, Sabtu (8/3/2014).
Seminar dihadiri oleh Kasubdit Tatanan Kebandara Udaraan dan Lingkungan Kementerian Perhubungan R.I Ir Nafthan Syahroni, Kabid Jalan Tol dan Jalan Bebas Hambatan, Kementerian Pekerjaan Umum RI Ir. Riel J. Mantik, Kepala Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Barat DR. Dedi Taufik, serta Pakar Infrastruktur Berat dan Direktur PT Marga, yang juga calon DPD Bali 2014-2019 Jaya A.A. Putu Ngurah Wirawan.
"Untuk menunjang rencana pembangunan Bandara Buleleng, Kementerian Pekerjaan Umum sudah menyiapkan rencana sistem jaringan jalan nasional dan jalan tol yang menghubungkan Bali Selatan dan Bali Utara, dari Denpasar ke Singaraja,"ujarnya. Untuk mewujudkan jaringan jalan penunjang bandara Buleleng ini, kata Mantik, pihaknya sudah melakukan beberapa kajian. Jaringan jalan nasional ini meliputi atau mulai dari kawasan jalan Gatsu, Mengwi, Ubud, Bedugul, Kintamani, Tamblang, hingga tembus ke Singaraja.
"Ada beberapa kajian, yang arah ke Buleleng, ditarik garis mulai dari Mengwi, Seririt hingga turun di Singaraja. Tapi kita akui geometriknya yang cukup susah. Solusinya bisa dibuat teroongan di daerah perbukitan. Jaringan jalan Denpasar -Singaraja ini nantinya sepanjang kurang lebih 80 kilometer, bisa ditempuh dalam waktu kurang dari satu jam. Tapi ini semua masih kita kaji,"ujarnya.
Jaringan jalan Denpasar-Singaraja untuk menunjang pembangunan Bandara baru di Buleleng ini, kata Mantik, harus didukung ketersediaan lahan. Karena tanpa dukungan lahan, semuanya akan sulit terwujud.
"Kendala utama adalah lahan. Jalan tol dari selatan ke utara ini bisa terwujud jika ada pengertian pemilik lahan bahwa ini untuk kepentingan masyarakat luas, sehingga tol bisa terwujud dengan cepat. Jangan sampai terhalang pembebasan lahan,"ujarnya,
Pengembangan jaringan jalan, imbuh Mantik, memiliki peranan penting dalam pengembangan sebuah wilayah. Di sepanjang jaringan jalan akan bertumbuh kegiatan dan pertumbuhan ekonomi.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 444 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan