Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Puluhan Kera Jarah Kebun Petani
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Petani di Desa Pikat, Klungkung kini resah. Mereka tidak bisa menikmati hasil panen ladang mereka karena puluhan kera Bukit Munting menggasak hasil pertanian mereka. Bukit Munting, dimana satwa kera ini hidup, terletak di timur Desa Pikat. Belakangan ini, kera–kera ini menggasak hasil kebun petani berupa pisang, kelapa, dan buah-buahan yang lain. Diperkirakan terdapat 20 pasangan kera atau sekitar limapuluh ekor yang kini mulai turun dari bukit untuk mencari makanan.
Salah seorang warga Desa Pikat, Kecamatan Dawan,Wayan Siki, mengungkapkan kera itu mulai turun sejak dua tahun lalu. “Kami sering terganggu pak, pisang kami yang sudah tua sering digasak.” Keluhnya. Pendapat Wayan Siki ini dibenarkan oleh Wayan Sudiarta (54) yangbertugas sebagai prajuru desa adat Pikat. “Terutama kalau musim kemarau, kera-kera itu pasti turun bukit. Bahkan kera-kera itu sudah mendekat mencari makanan di sekitar Pura Dalem Desa Pikat. Bahkan mungkin karena laparnya, kera-kera itu menggasak buah kelapa yang berada di timur Desa Pikat,” jelasnya.
Bukit Munting, menurut keterangan Wayan Sudiarta, kini keadaannya sudah berubah. “Mungkin karena ditanami pohon albesia, kehidupan kera terutama sumber makanannya menjadi menipis sehingga harus turun ke ladang petani.” Kepala Desa Pikat, Wayan Navy Sudarsa tidak berani menyarankan untuk menangkap dan memotong kera-kera tersebut. Selain dipercayai sebagai kera duwe (kera yang dikeramaktan), kera-kera itu konon ‘dikomandani’ oleh seekor kera putih yang berukuran besar. “Ya kami hanya menyarankan untuk menghalau saja.” Ungkapnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang