Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Putin Sesumbar Sanksi Barat Gagal Bikin Rusia Menderita
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan serangkaian sanksi yang dijatuhkan oleh negara-negara Barat akibat serangannya ke Ukraina tidak akan menghambat perkembangan negaranya. Dia juga mengatakan bahwa tidak mungkin untuk mengasingkan Rusia dari dunia.
Adapun, sejak mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari, Rusia telah dihantam dengan rentetan sanksi Barat, yang dirancang untuk mengisolasinya dari ekonomi global.
Rusia juga dihambat aksesnya ke berbagai barang impor, termasuk elektronik komersial, semikonduktor, dan suku cadang pesawat.
"Bukan hanya pembatasan, tetapi penutupan akses yang hampir lengkap ke produk-produk teknologi tinggi asing secara sengaja digunakan untuk melawan negara kita," kata Putin, dikutip Reuters, Selasa (19/7/2022).
"Jelas bahwa ini adalah tantangan besar bagi negara kita, tapi ... kita tidak akan menyerah dengan tetap berada dalam keadaan kacau atau mundur beberapa dekade. Tentu tidak," tegasnya.
Putin mengatakan Rusia harus mengembangkan teknologi dan perusahaan teknologi dalam negerinya sendiri. Sementara itu, Menteri Keuangan Anton Siluanov mengatakan dukungan untuk sektor teknologi Rusia adalah prioritas.
Namun, setiap rubel yang dikucurkan oleh negara harus disertai dengan setidaknya tiga rubel investasi swasta.(sumber:cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2023 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1864 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1380 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1258 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah