Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Respons PDIP Soal Tidak Ada Jokowi di Baliho Ganjar-Mahfud
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menanggapi pemberitaan terkait baliho Ganjar-Mahfud di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang tidak memuat foto Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto menyebut, PDIP tidak pernah menginstruksikan hal tersebut ke tim pemenangan di daerah.
"Jadi kami enggak pernah instruksi, kami instruksi yang baik, yang membangun peradaban," kata Hasto di sebuah hotel di Jakarta Pusat, Sabtu (18/11/2023).
Menurutnya, masyarakat punya hati nurani untuk menyuarakan sikapnya.
"Rakyat kan juga punya mata hati, rakyat bisa menyuarakan sikapnya, mana yang berjuang bagi kepentingan bangsa dan negara, mana yang berjuang bagi kepentingan yang lebih sempit dari itu," tutur Hasto.
Dia pun meminta hal itu ditanyakan lebih lanjut ke Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Andi Gani Nena Wea.
"Maka, nanti tolong ditanya Pak Andi, itu tadi menggambarkan ya suatu logo ya. Spirit dari nomor 3-nya Pak Ganjar itu yang mewakili seluruh suasana kebatinan rakyat dan juga elemen dari partai dan relawan," kata Hasto.
"Jadi silakan tanya ke Pak Andi itu bagus banget itu, itu menggambarkan, menjawab juga hal itu," imbuhnya.
Diketahui, isu keretakan antara Jokowi dengan PDIP mencuat ke publik. Hal itu semakin dipertegas dengan majunya Gibran Rakabuming Raka, putra Jokowi sebagai calon wakil presiden mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.
Namun demikian sampai saat ini belum ada pengumuman resmi terkait hengkangnya Jokowi dari PDIP. (sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 444 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan