Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Rumah Kakek 80 Tahun Diduga Pelaku Pencabulan Dirusak Massa
BERITABALI.COM, NTB.
Aksi pengerusakan rumah terduga pelaku pencabulan terjadi Senin (16/5) sekitar pukul 11.50 Wita di Kelurahan Oimbo, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima.
HA (80 tahun) terduga pelaku yang berhasil dievakuasi polisi dari amukan massa, langsung dibawa ke Mako Polres Bima Kota.
Dipimpin langsung Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahidin, Personil Polres Bima Kota di lokasi, dengan di backup Brimob Bima, langsung bertindak menghalau warga agar tidak terus main hakim dan merusak rumah terduga.
Guna mengantisipasi aksi susulan dari massa yang terlanjur emosi atas dugaan pencabulan oleh terduga, Wakapolres Bima Kota mewakili Kapolres Bima Kota, langsung bertemu dengan sejumlah pihak terkait.
Mulai dari Camat Rasanae Timur, Kapolsek Rastim, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Kelurahan Oimbo, Lurah Oimbo, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda setempat.
“Seluruh elemen terkait, ikut terlibat dan bisa ikut mendinginkan suasana agar tidak terjadi emosi massa hingga kembali berbuat anarkis alias main hakim sendiri, dan pertemuan dengan sejumlah elemen terkait, secara praktis mendinginkan suasana,” ucap Wakapolres, Selasa (17/5).
Kondisi terkini pasca peristiwa pengerusakan rumah terduga pencabulan, terbilang aman dan kondusif. Mujahidin juga menghimbau pada warga agar tidak main hakim sendiri.
“Percayakan pada pihak Kepolisian untuk menangani proses hukum setiap peristiwa yang terjadi,” tutupnya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1226 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 955 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 787 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 716 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik