Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Rusuh Lapas, Napi Minta KPLP Dicopot
Kerusuhan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakat (LP) Denpasar, Kamis (23/2/2012) kemarin, mulai berangsur-angsur mereda. Bahkan, antara pihak Kementerian Hukum dan Ham sudah dapat berdialog dangan para napi.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kerusuhan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakat (LP) Denpasar, Kamis (23/2/2012) kemarin, mulai berangsur-angsur mereda. Bahkan, antara pihak Kementerian Hukum dan Ham sudah dapat berdialog dangan para napi. Dari hasil pertemuan itu, mulai terkuak titik terang dari awal mula terjadinya kerusuhan. Menurut Dirjen Pemasyarakatan, Sihabudin yang ditemui usai berdialog dangan para napi, pada intinya para napi meminta agar KPLP Anang Khuzaini dicopot dari jabatanya.
"Kami berdialog dengan perawakilan napi, dan pada umumnya mereka meminta agar KPLP diganti," ujarnya. Dijelaskannya, napi menuntut KPLP diganti karena dianggap telah melakukan tindakan diskriminasi terkait masalah pelayanan kesehatan didalam Lapas. "Kalau untuk KPLP napi hanya mengganggap tidak adil," tegasnya.
Lantas apakah permintaan napi itu akan dipenuhi? Tentang ini Sihabudin tidak bisa menjawab dengan pasti. Dia hanya mengatakan pihaknya masih akan menelusuri dan mengecek kebenaranya. "Yang jelas dengan adanya kasus ini, bukan hanya KPLP yang akan kita dievaluasi, Kalapas pun mungkin akan kita lihat," kata Sihabidin.
Sihabudin juga mengatakan kalau para napi juga menuntut perbaikan sistem di Lapas. Namum sistem seperti apa yang dimaksud, Sihabudin belum bisa menjawab. "Ya kita akan evaluasi seluruhnya. dan soal Kalapas, kasih lah dia kesempatan untuk melakukan konsulidasi, kan dia baru sekitar 3 bulan menjabat disini, jadi jangan sampai dia shock," tandasnya.
Sementara Ketua Komisi I DPRD Propinsi Bali I Made Arjaya yang ikut bersama rombongan mengatakan, situasi didalam sudah cukup kondosif. Bahkan para napi sempat meminta maaf atas terjadinya insiden tersebut. "Pada intinya mereka minta maaf atas kejadian ini. Mereka mengaku melakukan tidakan anarkis karena merasa terprovokasi," tandasnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 284 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 162 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan