Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Sambut Pemilu 2024, KPU Gianyar Sembahyang ke Sejumlah Pura
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Menyambut Pemilu pada 14 Februari 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gianyar langsung menyiapkan diri. Diawali dengan sembahyang ke sejumlah pura di Bali dan di Gianyar.
Ketua KPU Gianyar, Putu Agus Tirta Suguna mengatakan dengan dimulainya tahapan pemilu 2024, jajaran KPU mohon keselamatan ke pura. Diantaranya Pura Besakih di Kabupaten Karangasem dan Pura Ulundanu Batur di Kabupaten Bangli.
Khusus di Gianyar ada 4 penjuru pura yang dituju. “Di Utara Pura Samuantiga, Selatan Pura Masceti, Barat Pura Durga Kutri dan Timur di Pura Sada,” ujar Agus.
Memulai tahapan dengan sembahyang, pihaknya berharap KPU Gianyar mendapat kelancaran saat bertugas. Apalagi, selama tahapan Pemilu berlangsung tidak ada kata libur.
“Tahapan sudah mulai, seluruh jajaran KPU tidak lagi ada istilah hari kalender. Tidak kenal tanggal merah, semua kerja,” ujarnya.
Pada Pemilu 2024, akan bersamaan memilih presiden beserta wakil dan memilih dewan. Yakni memilih Anggota DPRD Gianyar, Anggota DPRD Bali dan Anggota DPR RI Dapil Bali.
Dikatakan lebih lanjut, Pemilu bulan Februari, KPU akan melihat perkiraan cuaca akan sering hujan.
“Sehingga kita perlu antisipasi gudang yang kita gunakan untuk seting logistik dan juga proses distribusi logistik,” tutupnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3974 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1382 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 936 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 862 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 734 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun