Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Satu Karena Bangkrut, Satunya Karena Sakit Kulit
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dua orang wanita di Buleleng nekat mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Aksi dua wanita di Desa Pucaksari dan Desa Sepang Kelod Kecamatan Busungbiu dengan gantung diri ini menjadi perbincangan hangat warga desa.
Kasus bunuh diri pertama dengan gantung diri, Jumat (26/12) dilakukan Ni Kadek Mirawati (30) warga Dusun Kemoning, Desa Pucaksari, Kecamatan Busungbiu. Aksi nekat itu dilakukan korban di kamar rumahnya dengan menggunakan seutas tali plastik yang digantung pada plafon rumah.
Korban sudah ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tubuh tergantung pada plafon mengunakan tali plastik. Korban pertama kali ditemukan adiknya yang pulang dari kebun. Motif aksi gantung diri ini untuk sementara diperkirakan bisnis yang dijalankan korban macet, sehingga merugi, ungkap Kapolsek Busungbiu, Iptu Putu Aryana.
Kasus bunuh diri kedua dilakukan seorang nenek, Ketut Wasih (70) warga Dusun Asah Badung Desa Sepang Kelod, Kecamatan Busungbiu. Nenek ini bunuh diri karena menderita penyakit kulit yang tidak bisa disembuhkan sejak empat tahun lalu.
Korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di tiang tempat tidur menggunakan sabuk (ikat pinggang) kain di tiang tempat tidur. Saat ditemukan tubuh korban sudah dingin dan tak bernyawa,papar Aryana.
Bunuh diri yang dilakukan Wasih pertama kali diketahui oleh anak korban Made Parwata (35) saat baru pulang dari mencari kayu di kebun. Saat menengok ke dalam kamar, sang ibu telah ditemukan tidak bernyawa.
Dari olah lokasi peristiwa yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Busungbiu dan pemeriksaan medis di dua lokasi aksi bunuh diri, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 336 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 236 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 126 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan