Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Sektor Pariwisata Rugi Rp239 Triliun, Isu PHK Nyaris Tenggelam di Tengah Pandemi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Putu Supadma Rudana mengatakan, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menjadi isu di sektor pariwisata yang nyaris tumbang akibat pandemi Covid-19.
[pilihan-redaksi]
Padahal sektor pariwisata sebagai salah satu kunci pertumbuhan ekonomi, bukan saja di Bali, tetapi juga secara perekonomian nasional. United Nations World Tourism Organization (UNWTO) atau Organisasi Pariwisata Dunia memprediksi bahwa sektor pariwisata akan kembali tumbuh pada tahun 2022.
Dengan rentang waktu cukup lama itu, Putu Supadma berharap, pemerintah bisa melakukan pemulihan lebih cepat.
“Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bisa segera menyiapkan strategi tanggap darurat, pemulihan dan normalisasi. Sehingga, ketika wabah Covid-19 berakhir, pariwisata Indonesia dapat kembali bergeliat,” ujarnya, dalam rilis yang diterima Parlementaria, Jakarta, Rabu (29/4/2020).
Politisi Partai Demokrat itu menuturkan, Bali menjadi salah satu daerah yang terpukul dari dampak Covid-19, sebab Pendapatan Asli Daerah (PAD)-nya bergantung besar dari pariwisata.
Dari laporan yang ia terima, terpukulnya sektor pariwisata telah membuat potensi kerugian senilai 9 miliar dollar AS atau Rp 139 triliun.
Ia mengingatkan keberhasilan penanganan Covid-19 ini tidak lepas dari peran penting masyarakat yang menjadi bagian penting, selain pemerintah sebagai pemangku kepentingan dalam penanganan virus mematikan tersebut.
“Jaga jarak, dan bekerja dan belajar di rumah menjadi poin-poin untuk para stakeholders, termasuk masyarakat, perusahaan dan organisasi lainnya dalam membantu mengimplementasikan tindakan-tindakan Pemerintah, apalagi mengingat kasus yang tiap harinya semakin meningkat,” imba legislator daerah pemilihan (dapil) Bali ini.
Putu Supadma pun menegaskan dirinya untuk turut mendukung penanganan pandemi Covid-19 agar cepat berlalu.
Oleh karena itu, beragam bantuan telah ia berikan berupa sembako, dan peralatan pencegahan lainnya seperti masker dan hand sanitizer di sejumlah daerah di Bali. Bantuan itu diberikan bagi masyarakat yang pendapatannya berkurang akibat Covid-19 seperti pekerja pariwisata, ojek online dan pedagang kaki lima.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 571 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 443 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 432 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan