Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Senderan Sekolah di Buleleng Jebol, Timbun Garasi dan Dua Sepeda Motor
BERITABALI.COM, BULELENG.
Guyuran hujan deras di Desa Kekeran Kecamatan Busungbiu Buleleng, Senin 20 Maret 2023, sekitar pukul 14.29 WITA menyebabkan senderan sekolah SD Negeri 3 Kekeran jebol dan menimpa rumah milik Ketut Suparman(41) hingga menimbun bangunan bekas warung, dapur, kamar mandi , garasi dan 2 unit sepeda motor jenis vario dan scoopy.
Musibah longsor di Dusun Kanginan, Desa Kekeran, Kecamatan Busungbiu diduga akibat hujan deras yang menguyur wilayah di Kecamatan Busungbiu, meski demikian longsoran akibat senderan yang jebol tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.
“Hujan yang terus hingga menyebabkan senderan jebol dan longsor dan menimpa rumah warga.Upaya awal masih dilakukan untuk penanganan karena ada dua sepeda motor yang tertimbun digarase milik korban,” ungkap Kepala Pelaksana Badan Penangguangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng, Putu Ariadio Pribadi.
Dari penanganan awal, BPBD Kabupaten Buleleng telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan melakukan asssesment terhadap korban.
”Untuk sementara masih dilakukan penanganan awal, dimana dari data menyebutkan tinggi senderan yang jebol mencapai 10 meter dengan panjang senderan yang jebol 20 meter dan tafsiran kerugian di perkirakan kurang lebih 100 juta,” ujar Ariadi Pribadi.
Selain di Desa Kekeran, dalam waktu yang sama, musibah longsor juga terjadi di Desa Subuk Kecamatan Busungbiuyang mengakibatkan longsor dan menutup akses jalan serta sudah dilakukan penanganan awal oleh warga setempat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 442 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan